Cegah Radikalisme, LDII Bekasi Gelar Diklat Wawasan Kebangsaan





Bekasi Dewan Pimpinan Daerah  Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Bekasi bekerjasama dengan pemerintah kota Bekasi menggelar diklat wawasan kebangsaaan di gedung B2PLKLN Cevest Kota Bekasi, Acara yang di gelar dalam Rangka memperingati hari kebangkitan nasional dengan tema “Dengan semangat kebangkitan nasional kita perkuat keutuhan NKRI, Menolak paham ISIS serta segala bentuk radikalisme dan terorisme “. 

Diklat diikuti 700 peserta terdiri dari para pengurus dan anggota Dewan Pimpinan Daerah, Pimpinan Cabang dan Pimpinan Anak Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia se-kota Bekasi raya, dengan pemateri Kepala Badan Kesbangpolinmas Kota Bekasi, Polresta Bekasi, Ketua  FKUB Kota Bekasi,  Dandim 0507 Bekasi Kota.  

Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia Prof. Dr. KH.  Abdullah Syam, M.Sc menyatakan bahwa generasi muda  harus memahami bahwa dirinya adalah warga Negara Indonesia yang memiliki UUD 1945 dan Pancasila, mempunyai kebanggaan terhadap tanah air, dan tidak terombang-ambing dengan kondisi yang ada. Sehingga tercapai tujuan menjadikan LDII sebagai organisasi dakwah yang professional dan berwawasan luas serta memiliki nasionalisme yang tinggi.

“Dengan Diklat ini diharapkan kader Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mempunyai wawasan kebangsaan yang kuat dan turut ambil bagian dalam mencegah terjadinya radikalisme dan terrorisme. Sampai saat ini LDII masih sangat solid dalam komando membela bangsa dan Negara yang berbasis lembaga kemasyarakatan dan berbasis agama,” ujar Abdullah Syam.

Diantara berbagai upaya Lembaga Dakwah Islam Indonesia  (LDII) dalam mendidik  kader-kader muda, ormas yang tersebar di seluruh Indonesia ini bekerja sama dengan lembaga pemerintah maupun lembaga maupun organisasi lain.  Seperti berperan aktif dalam kegiatan membantu sosialisasi dan penguatan program-program pemerintah,  bekerja sama dengan PBNU dalam upaya menjauhkan pemahaman radikalisme. 

Selain itu, dalam bidang pendidikan Lembaga Dakwah Islam Indonesia juga bekerjasama dengan PGRI, serta dalam bidang perbankan kerjasama dilakukan dengan Bank Mandiri Syariah.

Ketua panitia Rouf Fahri menyebut diklat wawasan kebangsaan ini sengaja mengambil waktu bertepatan dengan  momentum Hari Kebangkitan Nasional. “Hal ini ditujukan untuk menjaga nilai-nilai nasionalisme di kalangan generasi muda terutama para kader kami,” kata Rouf.

Kepala Bakesbangpol Linmas Kota Bekasi Momon Sulaiman yang hadir di acara ini menyambut gembira dan mendukung penuh LDII dalam mengadakan diklat wawasan kebangsaan ini.  Momon menyampaikan bahwa ditengah kondisi kesadaran  berbangsa yang kian memudar,  LDII sebagai pelopor kesadaran masyarakat diharapkan  selalu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa melalui dakwah dan juga pelatihan-pelatihan dalam rangka menjaga menjaga kesatuan bangsa.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Bekasi,  H. Abdul Manan menyebutkan bahwa Diklat wawasan kebangsaan sangat penting sekali guna mempersiapkan generasi muda untuk lebih cinta tanah air dan memantapkan pilar-pilar kebangsaan seperti pancasila sebagai ideology bangsa dan dasar Negara RI, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, Kemudian mantabkan kita dengan Nasionalisme dengan mewujudkan kerukunan dan keharmonisan. Selain itu Generasi muda juga harus mempunyai visi menjaga tetap kokohnya Pancasila dan Pilar-Pilar kebangsaan lainnya. 

Abdul Manan juga  menyampaikan bahwa Indonesia, atau orang Indonesia yang beragama Islam, yang hidup dalam keberagaman, baik suku, agama, serta kebudayaan, karenanya Islam mengajarkan supaya kita dapat hidup berdampingan dengan sesama warga untuk tercapainya Indonesia yang satu, Persoalannya, menurut Abdul Manan, terdapat banyak elemen grup Islam yang memaksakan kepahaman mereka itu serta menebarkan bibit permusuhan ke umat beragama lain, memecah  kesatuan bangsa, dengan cara blak-blakan mengkafir-kafirkan orang lain dan sebagainya. 

H. M. Nurhadi selaku Ketua DPD LDII Kota Bekasi menyampaikan apresiasinya kepada segenap pihak yang mendukung Diklat Wawasan Kebangsaan ini. Ia berharap kepada seluruh elemen di Bekasi agar dapat senantiasa hidup rukun berdampingan. 

LDII sebagai ormas berbasis kemasyarakatan dan dakwah yang bersumber Alquran serta Alhadist dan terlebih asas organisasinya UUD 1945 serta Pancasila, yang memprioritaskan kesatuan serta persatuan bangsa dalam keberagaman. (Agus)


Tidak ada komentar