Diusung Kelompok 85, Pangkostrad Maju Ke Bursa Caketum PSSI

LUGAS | Jakarta - Kelompok 85 yang diwakili Iwan Budianto (CEO Arema Cronus), Haruna Sumitro (manajer Madura United), Pieter Tanuri (pemilik Bali United), Ferry Paulus (Presiden Persija), dan lainnya mendatangi langsung kantor Komite Pemilihan Ketua Umum PSSI di Gedung Pepabri, Rabu 31 Agustus 2016. Kedatangan Kelompok 85 membawa nama Pangkostrad Letnan Jenderal Edy Rahmayadi.

"Saya selalu cari itu pemain-pemain muda yang bagus di daerah saya bertugas, saya kumpulkan, dan jadi tim sepak bola di sana," ungkapnya dalam pertemuan dengan sejumlah wartawan  di Makostrad, Selasa (30/8).

Edy Rahmayadi merasa memiliki modal untuk maju menjadi ketua umum PSSI. Ketika menjadi Pangdam I/Bukit Barisan, penghobi sepakbola ini membangkitkan PSMS Medan dengan menyatukan pemain di wilayah Sumut dan menggabungkannya dengan pemain luar Sumut. Hasilnya, PSMS menjadi juara Piala Kemerdekaan.

Edy Rahmayadi juga yang menginisiasi PS TNI hingga menjadi klub profesional dan mengikuti kompetisi ISC A.

Tentang pemain muda, Edy juga mengungkapkan bahwa  kompetisi U-15, U-17, dan U-19 harus bisa jalan. "Karena itu modal untuk mencari pemain yang bagus." tegas Edy.
Akankah mulus jalan Pangkostrad menuju kursi nomor 1 PSSI?

Di depan Edy ada pesaing yang tak kalah berpengaruh, yaitu Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Moeldoko, Kurniawan Dwi Yulianto, dan Erwin Aksa.

Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI akan  digelar 17 Oktober 2016, di Makassar, kota asal Erwin Aksa sebagai salah satu calon ketua umum. 

[htw/mahar]

Tidak ada komentar