Warga Terpapar Covid-19 di Masa New Normal, Begini Kesigapan Aparat Kelurahan Harapan Mulya


LUGAS | Kota Bekasi - Warga kelurahan Harapan Mulya terpapar Covid-19 ditengah masa new normal. Dibawah pimpinan Lurah Rena Nurwangianten, aparat kelurahan beserta  tim medis dan relawan melakukan gerak cepat sesuai protokol Covid-19.

Warga terpapar Covid-19 tersebut atas nama LS, bekerja sebagai petugas security di  Mall Kelapa Gading.

Temuan pasien positif Covid-19 atas nama LS pada hari Rabu tanggal 17 Juni, sekitar pukul 10.00 WIB, merupakan hasil tracing tim medis melalui PCR dikarenakan istrinya, Ibu Trs, sudah dinyatakan positif di RS Ananda pada hari yang sama, yang mana dr. Hani SP Wijaya selaku Kepala Puskesmas Kelurahan Pejuang dan Pustu kelurahan Harapan Mulya didampingi aparatur kelurahan menjemput pasien untuk diisolasi di RSUD Kota Bekasi.



"Kami pihak aparatur kelurahan Harapan Mulya melakukan tracing terhadap pak LS, karena istrinya, Ibu Trs, sudah dinyatakan positif di RS Ananda pada hari yang sama," ujar Lurah Rena.

Lanjutnya, "dari hasil tracing melalui PCR itu atas nama sdr. LS dinyatakan positif, sedangkan anak dan adiknya negatif," terang Lurah Rena.

Lurah Rena menuturkan, pasien atas nama Trs dan LS sudah diisolasi di RSUD.

Keluarga LS merupakan warga berdomisli di kelurahan Harapan Mulya yang ber KTP Cilacap, dan mengontrak di RW 01 RT 03.

Pada hari itu juga, pihak Karang Taruna, Pokdar dan tim Rescue Baitul Muttaqin mengadakan penyemprotan disinfektan di lingkungan wilayah sekitar.

Usai melakukan penyemprotan wilayah, dilanjutkan sosialisasi kepada warga agar tenang, tetap menjalankan pola hidup bersih dan menjalankan protokol kesehatan.

Keterangan Lurah Rena diperkuat dari personil tim Rescue, Sholeh, berkaitan dengan warganya yang berada di RT 03, RW 01 dan terpapar positif Covid-19, "benar pada jam 9 pagi tadi kami mendapatkan informasi dari ibu Lurah tepatnya di kelurahan Harapan Mulya Kecamatan Medan Satria, ada warga yang dinyatakan positif Covid-19. Maka tim dari Gerakan Relawan Bekasi Bersatu bersama dengan Palang Merah Indonesia melaksanakan penyemprotan disinfektan di wilayah tersebut," ujar Sholeh.

Masa New Normal yang merupakan kelanjutan atau masa transisi dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang memberlakukan social distanching, membuat Lurah Rena proaktif turun ke pemukiman-pemukiman melakukan patroli pagi-sore bersama elemen 3 pilar, sosialisasi soal protokol covid-19 dengan pelantang suara, dan juga memanfaatkan aplikasi whatsapp, sehingga warga merasa pimpinannya hadir di tengah-tengah mereka.


Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo

Tidak ada komentar