2 RW di Kelurahan Burangkeng Mendapat Wakaf 2 Unit Ambulans


LUGAS
| Setu, Kab. Bekasi
- "Alhamdulillah berkat doa kita semua, yang tadinya kita berniat membeli mobil ambulans, tapi kita mendapatkan wakaf dari keluarga almarhum Sutara yang diwakilkan oleh anaknya, Bapak M. Sodikin," ucap syukur Tridjoko Siamtoro, Ketua RW 013 Perum Mustika Grande Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (31/01/2021) ketika serah terima wakaf 2 unit ambulans.

Serah terima dua unit Ambulans dari keluarga almarhum  Sutara Anwar Sandawi dan almarhumah Hj. Neneng Asmani Binti Aseni  berlangsung di sekretariat RW 013 Perum Mustika Grande, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Minggu, (31/01/2021) dengan dihadiri para pihak di 2 RW yang wilayahnya mendapat manfaat langsung wakaf kedua ambulans.

Diantaranya Sekretaris Desa Burangkeng Ali Gunawan, Wakil Ketua BPD Desa Burangkeng Ismuri, Ketua RW 013 Perum Mustika Grande Tridjoko Siamtoro, Ketua DKM Perum Mustika Grande  Ustad Acheng, Ketua Forsil MG Ustad Jayadi, Perwakilan RT Perum Mustika Grande, Pengurus RW 013 Buaran II Roni, Perwakilan pengurus DKM RW 013 Buaran II, serta perwakilan warga dari Perum Mustika Grande dan perwakilan dari warga RW. 013 Buaran II.

"Saya mengucapkan banyak terimakasih atas pemberian wakaf unit ambulans untuk warga kami, memang selama ini kita belum memiliki ambulans, kami sudah berencana untuk membeli mobil tersebut dengan program KKW (Kerukunan Kematian Warga) yang kami jalankan," papar Tridjoko.

Dengan sudah mendapat dua unit ambulans wakaf tersebut, kini tinggal bagaimana merawat dan menggunakannya.

"Disini kita tinggal bagaimana merawat dan menjaga amanah ini. Kalau untuk mekanisme penggunaan, warga tinggal kordinasi ke RT setempat untuk menggunakan unit tersebut dan untuk masalah biaya kita tidak mematok karena disini kita mempunyai program KKW yang akan membantu semua kebutuhan bagi yang terkena musibah," terang Tridjoko.

Ia sebagai ketua RW berharap dengan adanya unit ambulans ini bisa bermanfaat untuk semua warga dan bisa menjadi ladang ibadah untuk keluarga yang memberikan wakaf.

"Pesan saya, nanti untuk ketua RW pengganti saya, tolong jaga dan rawat amanah ini dengan baik, jangan pernah membedakan agama, suku, ras dan golongan, selalu pakai pedoman Bhineka Tunggal Ika," ujar Tridjoko berpesan.

Sementara itu M. Sodikin selaku perwakilan keluarga yang mewakafkan unit ambulans menuturkan bahwa wakaf ambulans ini merupakan amanat kedua orangtuanya.

"Ini memang pesan dari almarhum kedua orang tua kami, kami sebagai anak sepakat untuk menjalankan segala pesan dari orang tua kami," ujar Sodikin.

"Semoga unit Ambulans ini bisa digunakan dengan baik dan dirawat dengan sebaik-baiknya, dan kami sekeluarga memohon doa untuk kedua orang tua kami, semoga beliau diberikan surga nya Allah SWT," tutup M. Sodikin. [L/MaharPrastowo]

Kontak Redaksi Klik DI SINI
Channel Telegram Generasi Indonesia  Klik DI SINI 

 

Tidak ada komentar