Pemudik Jalani Isolasi Mandiri Mendapat Bantuan Sembako dari Polsek Bekasi Selatan


LUGAS | Kota Bekasi - Polsek Bekasi Selatan  menyerahkan bantuan untuk keluarga pasien Covid-19 di RT 03 RW 01 Kelurahan Kayuringian Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan ,Kota Bekasi, Senin (24/05/2021).

Selain memberikan bantuan juga di adakan penyemprotan di rumah pasien dan lingkungan sekitar rumah di Jl Gg H iman Rt 03 RW 01.

AKP Agus SR, Waka polsek Bekasi selatan  mendatangi langsung rumah pasien Covid-19 untuk menyerahkan Bantuan.

Wakapolsek didampingi Iptu Mastur situmorang kanit reskrim, Ipda Yayat S panit intel, Aiptu Kysharyanto kanit provos, Aiptu Nugroho anggota provos, Aiptu Herry W Kasi Humas, Aipda Triyugo Amrih Dumadi Bhabinkamtibmas kayu ringin Jaya, Serka Darjo Babinsa Kayuringin Jaya, Agus Mamun ,sekretaris kelurahan Kayuringin Jaya dan H.Supandi, ketua RW 01.


Dalam menyerahkan bantuan Wakapolsek AKP Agus SR  memberikan motivasi kepada pasien Covid-19 dan keluarga agar tetap semangat serta mengedukasi masyarakat sekitar agar tidak mengucilkan pasien dan keluarga, tetapi harus memberi dukungan agar cepat sembuh.

Bantuan yang di berikan  berupa beras, susu, vitamin, minyak goreng ,gula, masker, telor, mie isntan.

“Semoga bantuan ini dapat  memberikan semangat dan motivasi  kepada keluarga pasien, bahwa kami ada, semua ada dan peduli. serta anjuran tetap patuhi protokol kesehatan,” ujar AKP Agus SR.
 
Lanjut Agus SR, "pasien Covid-19 ini merupakan  pasien dari swab Antigen hari  Minggu 23 Mei 2021 yang bertempat di halaman Polsek Bekasi Selatan oleh tim tenaga kesehatan dari puskesmas Margajaya.

"Dalam  Swab antigen itu warga masyarakat   mencapai 41 orang, 34 non reaktif dan 7 reaktif. Dan yang 7 reaktif ini yang kita datangi, saat ini isolasi mandiri dan menunggu PCR yang tadi telah dilakukan kita berikan bantuan dan di adakan penyemprotan baik di rumah maupun lingkungan sekitar rumah," terang Wakapolsek

Agus H Mamun, Sekretaris kelurahan kayuringin jaya kepada media menjelaskan bahwasanya Covid-19 ini adalah merupakan salah satu faktor yang memang menjadi sentralistik kita semua dari 3 pilar dalam rangka menangani kondisi kewilayahan terutama setelah adanya arus balik dari kampung kembali ke Kota Bekasi.

"Artinya memang kita dengan temen-temen RW mensosialisasikan tentang Covid-19 ini agar warga tidak ada yang keluar kota, dan juga jangan sampai dari luar masuk kesini.karena ini bukan permasalahan satu atau dua kali saja, karena pernah kejadian di RW lain ada warga kembali dari luar kota dan membawa penyakit.maka dari itu saya meminta kepada temen-temen RW untuk tetap menyiagakan RW siaga itu, bagaimana bisa memfasilitasi temen-temen yang ada di bawah kepada masyarakat, dari sandang pangan papan dan lain sebagainya.karena kalau bukan kita yang memberikan bantuan dan juga memperhatikan kepada masyarakat siapa lagi," tutup Agus H Mamun.

Apa yang di sampaikan Agus H Mamun sekretaris kelurahan disambut baik oleh ketua RW 01 H.Supandi.

"Kami dari RW langsung kordinasi dengan ketua Rt dan warga apabila ada warga yang isolasi mandiri dan kami berikan bantuan, kami juga libatkan ibu-ibu PKK dan karang taruna," tutur H. Supandi.

Saat dikonfirmasi media drg. Ariska Agustina, Kepala Puskesmas Perumnas II Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, membenarkan adanya laporan warga Kayuringin yang telah mengikuti swab antigen kemarin.

"Kemarin Kami dapat laporan dari petugas tenaga kesehatan di polsek Bekasi Selatan bahwa ada 41 orang yang rapid antigen dan ada 7 yang reaktif. Dan tentunnya kami langsung kordinasi dengan pak RW-nya. 7 orang warga Kayuringin itu untuk sementara diisolasi mandiri di rumah, karena mereka belum persiapan apa-apa untuk kami isolasi di RSUD Teluk Pucung. Karena 1 warga Kayuringin yang 2 hari sebelumnya hasil swab antigen reaktif lngsng kami kirim ke RSUD Teluk Pucung untuk diisolasi disana sesuai arahan Walikota Bekasi.

Adapun hari ini ke 7 orang warga RW 01 tersebut sudah kami periksa dan kami swab PCR, tinggal menunggu hasilnya, mereka saat ini isolasi mandiri di rumah. Insya Allah sample swab kami kirim ke lab container di GOR. Jadi kami menunggu hasil dari mereka," tutup Ariska


Reportase & foto: Agus Wiebowo
Editor konten: Mahar Prastowo
Editor Bahasa: -

Tidak ada komentar