Ketua Harian GMPK :Pemuda Penentu Masa Depan Demokrasi Indonesia



LUGAS | Serang - Mahasiswa merupakan kaum intelektual. Kaum ini menurutnya bukan semata-mata pintar, tetapi banyak kepedulian sosial kepada nasib orang lain. 

“Diharapkan kalau menjadi intelektual, kepedulian sosial harus melekat dalam diri,”ucap ketua harian DPP GMPK Wilfridus Yons Ebit, Kamis (29/6/23). 

Mahasiswa Indonesia khususnya Mahasiswa Kota Serang pada umumnya Provinsi Banten harus menjadi generasi baru bukan generasi penerus.

" Mahasiswa adalah peranan perubahan yang dimana sesuai peran dan fungsi mahasiswa," ujarnya. 

"Kami berkumpul dari beberapa mahasiswa dari universitas yang berada diserang. Untuk menyatukan sebuah pemikiran dalam GMPK (gerakan mahasiswa pelajar kebangsaan) untuk mewadahi ruang diskusi kebangsaan dan memkasimalkan sebuah potensi dari masing masing mahasiswa yang tergabung di GMPK," tambah Ebit yang akrab di sapa awak media. 

Diskusi publik tersebut mengundang akademisi sekaligus pengamat politik. Usep S Ahyar S.sos., M.si. dan dihadiri langsung oleh ketua harian DPP GMPK Wilfridus Yons Ebit.

Dalam hal ini banyak disampaikan oleh narasumber bahwa pentingnya Pemuda harus mengambil peran demokrasi dalam Pemilu 2024 karena jumlah demografi Indonesia pada Pemilu 2024 akan menempatkan pemuda menjadi faktor penentu terpilihnya kepemimpinan ke depan.

Ebit menjelaskan bahwa pemuda akan menjadi penentu masa depan demokrasi di Indonesia lantaran populasinya yang mendominasi jumlah pemilih pada pesta demokrasi mendatang. 


Ketua harian DPP Ebit juga mengharapkan dalam menyambut pesta demokrasi 2024 peranan generasi milenial A-Z adalah garda terdepan mengawal pemilu. ikut aktif pula dalam mengawasi jalannya pesta demokrasi sebagai manifestasi kedaulatan rakyat. 

Dan juga tak kalah pentingnya untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan mengedukasi pemahan terhadap masyarakat. 

"Generasi milenial harus mampu mewujudkan perubahan kehidupan bangsa lebih baik lagi serta terciptanya kehidupan masyarakat yang adil dan makmur, dan itulah tugas kita sebagai generasi milenial," tegas Ebit 

Dia pun menegaskan bahwa kerja kolaboratif antara pemilih, penyelenggara pemilu, dan stakeholders terkait, termasuk generasi milenial merupakan kunci sukses pengawasan pemilu demi mewujudkan kontestasi pemilu yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. 

Sementara Ketua DPC GMPK Serang Anggi Fetris Maulana menegaskan Pemilu 2024 menjadi pintu gerbang kepemimpinan nasional dan  mengajak kaum milenial untuk mensukseskan Pemilu 2024 untuk Indonesia yang lebih baik, yang damai dan cerdas. 

" Suksesnya pemilu adalah semakin meningkatnya partisipasi pemilih dari tahun tahun sebelumnya. Apalagi hari ini didominasi oleh peran milenial. Maka kaum milenial harus ikut adil dalam pesta demokrasi 2024," pungkas Anggi Fetris Maulana

Tidak ada komentar