Samsul Bahri Kembali Terpilih Sebagai Ketua DPD LDII Tidore




LUGAS | Tidore
– Lembaga Dakwah Islam Indonesia atau LDII Tidore menggelar Musyawarah Daerah  ke-3  di Aula serbaguna Al-Hidayah, Dowora, kota Tidore, Maluku Utara pada Rabu, (30/08/2023).

Musda bertema “Peningkatan Peran Masyarakat yang Profesional Religius untuk Tidore Lebih Maju” dikutip dari  Visi Misi LDII yaitu profesional religius. Profesional artinya bisa melakukan segala sesuatu dengan ilmunya dan dikembangkan se-profesional mungkin. Religius artinya didesain dengan keagamaan yang mana jika dilakukan dengan ikhlas dan niat karena Allah maka akan ada nilai ibadahnya.

Tampak hadir ketua DPW LDII  H. Nurhadi, S.Pd,  Sekretaris Syarifuddin N. Kapita, S.Pd., M.Si., Dewan pembina DPD LDII kota Ternate Endarto, ketua PC LDII Ternate Tengah Rif Kapita dan ketua PC LDII Oba  Abdul Fatah, dan peserta Musda sebanyak 40 orang.

Kegiatan diawali dengan laporan panitia oleh  Onyong Lossen, dilanjutkan sambutan sekaligus membuka kegiatan oleh Ketua DPW LDII Maluku Utara H. Nurhadi.

Dalam sambutannya H. Nurhadi, mengatakan   DPD LDII Kota Tidore Kepulauan  adalah Organisasi yang sehat,  hal ini dibuktikan terselenggaranya MUSDA ke-3 dengan memilih ketua dan struktur kepengurusan setiap 5 tahun  sesuai aturan AD/ ART.

"Ketika organisasi dapat melakukan pergantian kepengurusan dalam periode 5 tahun sesuia AD/ART yang telah ditetapkan  dengan menyelenggarakan Musda, berarti organisasi ini sehat. Adapun keputusan kepengurusan, berdasarkan pada suara peserta yang hadir,” ungkapnya.

Lebih lanjut H. Nurhadi mengukngapkan bahwa Visi Misi LDII dan Pemerintah Kota  Tidore Kepulauan  adalah selaras. Maka  Nurhadi mengajak LDII kota Tidore Kepulauan  untuk membantu dan berkontribusi dalam melaksanakan program pemerintah.

“Mari bantu Pemerintah Daerah, karena LDII dengan Visi - Misinya profesional religius dan 8 bidang pengabdian tentunya sangat tepat dan sangat selaras dengan program pemerintah kota Tidore Kepulauan,"  ajaknya.

Ia juga merasa bangga dengan kinerja kepengurusan DPD LDII kota Tidore kepulauan periode 2017 – 2022 yang selama ini telah bersama sama Pemerintah Daerah menuntaskan buta huruf melalui kegiatan kegiatan pengajian yang dimulai dari usia dini PAUD-TK bahkan juga telah melakukan pembinaan-pembinaan putra putri praremaja remaja hingga usia pranikah, dengan tujuan supaya tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran remaja usia nikah antara laki laki dan perempuan, hal tersebut  juga sesuai atau sejalan dengan program pemerintah daerah melaluai Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan,

"Banyak hal yang positif  telah dilakukan oleh kepengurusan DPD LDII Kota Tidore Kepualauan dalam ikut menjaga keamanan lingkungan," pungkasnya.

Musda ke-3  tersebut kembali memilih Samsul Bahri menjadi Ketua DPD LDII Kota Tidore Kepulauan periode 2023-2028. kembali memperoleh kepercayaan sebagai pemimpin untuk lima tahun kedepan,  terpilih secara aklamasi dengan suara bulat dari seluruh peserta Musda, hasil tersebut mencerminkan dukungan dan pengakuan atas kinerja serta dedikasinya selama masa kepemimpinan sebelumnya.

Ketua Terpilih, Samsul Bahri, dalam sambutanya mengucapkan terima kasih dan rasa syukurnya  atas amanah dan kepercayaan yang diberikan.

“Kami akan terus berupaya untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya demi kemajuan dan kesejahteraan LDII Kota Tidore Kepulauan kedepan akan lebih fokus pada tiga klaster utama dalam suatu program kerja yaitu pengembangan organisasi dengan konsolidasi, sosialisasi, dan peningkatan sarana; pengembangan SDM dengan pembinaan generasi penerus dan pembina; serta pengembangan dakwah dengan komitmen menjalankan perintah Allah SWT melalui misi amar ma'ruf nahi munkar," terang Samsul Bahri.

Ia juga menyampaikan komitmen dalam memajukan organisasi dan masyarakat, serta berupaya menjalankan misi dakwah berdasarkan prinsip-prinsip Islam.

"DPD LDII Kota Tidore Kepulauan mengajak semua anggota untuk berkolaborasi dalam menjalankan program kerja ini demi keberhasilan dan kemajuan bersama,” ungkapnya dengan penuh semangat.


Tidak ada komentar