Senkom Jombang Tetap Semangat Ikuti Upacara Hari Santri Nasional 2023 Ditengah Terik Matahari




LUGAS | Jombang - Upacara Hari Santri Nasional 2023 bersamaan dengan Hari jadi Kabupaten Jombang ke - 113 dan Hari jadi Provinsi Jawa Timur ke-78 di Alun-alun Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (21/10/2023).


Upacara Hari Santri tahun ini mengusung tema "Jihad Santri, Jayakan Negeri", yang dikuti oleh ratusan santri yang ada di Kabupaten Jombang. Dan peringatan hari jadi ke 113, pemerintah Kabupaten Jombang mengusung tema "Jombang santri terus melaju".


Dalam upacara tersebut turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jombang, dan Bupati dan Wakil Bupati Masa Jabatan tahun 2018 - 2023 yaitu Hj. Mundjidah Wahab dan Sumrambah yang sudah habis masa jabatannya.


Peserta upacara dari Anggota Kodim 0814/Jombang, Polres Jombang, Sat Radar 222 Ploso, ASN Jombang, Dishub Jombang, SatpolPP Jombang, BPBD Jombang, KBPPI Jombang, Senkom Mitra Polri Jombang, Semar, Banser, Rapi, FKPPI, Paskibraka, Pemuda Pancasila, Pramuka Siswa SMA Dan Santri Jombang.



Sebagai inspektur upacara adalah Pj Bupati Jombang Sugiat, S.Sos, S.Psi. T dan sebagai Perwira Upacara Drs. Purwanto, MPP yang sehari - hari sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang.



Dalam rangkaian upacara tersebut ada pembacaan sejarah singkat Pemerintahan Kabupaten Jombang yang dibacakan oleh Senen, S.Sos., M.Si Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Jombang dan pembacaan sejarah singkat Pemerintahan Provinsi Jawa timur oleh Drs. Mudhlor M.Si Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang.

Upacara berlangsung saat keadaan Alun - alun Jombang panas dan terik yang menyengat sehingga sebagian peserta dari Pramuka, Santri, SatPol PP dan Paskibraka ada yang pingsan, sehingga dievakuasi dengan tandu. Sebanyak 50 peserta yang pingsan, ada juga yang harus dilarikan ke Rumah Sakit.



Dalam amanatnya, Sugiat menyampaikan bahwa Bekerja keras dan bersungguh - sungguh sehingga akan konsisten dalam pencapaian target - target pembangunan. Tingkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jombang.


"Sesuai dengan sebuah pepatah Jawa Timur, Jer Basuki Mawa Beya yang memiliki makna sudah seharusnya setiap keberhasilan kebahagiaan dan kesuksesan dalam hidup berawal dari pengorbanan, kerja keras dan upaya kita yang kita perjuangkan bersama untuk meraihnya", terangnya.




"Seperti yang telah disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur ibu Khofifah Indar Parawansa pada upacara peringatan hari jadi ke 78 Provinsi Jawa Timur bahwa kebahagiaan dan kesejahteraan membutuhkan kerja membutuhkan effort membutuhkan pengorbanan", jelasnya


"Apa yang telah kita kerjakan sampai saat ini telah sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa timur yang tengah bergerak dan memastikan kesetaraan sosial ekonomi kesetaraan yang dibangun melalui inisiatif untuk menurunkan angka kemiskinan," katanya.


"Pemerintah Kabupaten Jombang berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem pada tahun 2021. Angka kemiskinan di Kabupaten Jombang adalah 2,32% dan pada tahun 2022 menurun menjadi 0,93%. Sebuah capaian yang cukup membanggakan", ungkapnya.


"Selain itu, pemerintah Kabupaten Jombang juga telah berhasil membangun desa mandiri", pungkas Sugiat.






Tidak ada komentar