LUGAS | Jambi - Setelah berlangsung selama empat hari penuh semangat dan sportivitas, Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tarung Derajat Tingkat Pelajar Tahun 2025 secara resmi ditutup oleh Ketua Umum KODRAT Provinsi Jambi, Yuzar, di GOR Kotabaru, Kota Jambi pada Minggu (27/7). Sebanyak 218 atlet dari 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi telah menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam ajang bergengsi ini.

Dalam sambutan penutupannya, Yuzar yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya panitia pelaksana, pelatih, wasit, juri, dan para atlet dari jenjang SD hingga SMA.

“Terima kasih kepada seluruh panitia atas kerja kerasnya. Kejurprov ini berjalan sukses dan sesuai harapan kita bersama. Kepada para atlet, selamat bagi yang berhasil meraih medali, dan tetap semangat bagi yang belum. Teruslah berlatih, hormati pelatih, jaga attitude, dan bangun mental juara,” ujar Yuzar.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kemajuan Tarung Derajat, Yuzar juga menyatakan kesiapannya untuk mengusulkan Provinsi Jambi sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tarung Derajat Tingkat Pelajar kepada Pengurus Pusat KODRAT.

Sementara itu, Ketua Harian KODRAT Provinsi Jambi sekaligus Pelatih Utama, Engkos Kosasi atau akrab disapa Kang Kos, memberikan motivasi kepada seluruh atlet. Ia menegaskan bahwa setiap kompetisi adalah ruang pembelajaran, dan kekalahan bukan akhir dari segalanya.

“Kita harus mendidik atlet menjadi petarung sejati—kuat fisik, tangguh mental, beretika, dan menjunjung tinggi sportivitas. Tarung Derajat bukan hanya soal teknik, tapi juga membentuk karakter,” tegas Kang Kos.

Ketua Panitia, Melvin Hutabarat, dalam laporannya menyampaikan hasil klasemen akhir kejuaraan. Berikut perolehan medali terbanyak:

* Juara Umum 1: Kabupaten Tanjung Jabung Timur (13 emas, 4 perak, 10 perunggu)

* Juara Umum 2: Kota Jambi (12 emas, 21 perak, 44 perunggu)

* Juara Umum 3: Kabupaten Muaro Jambi (10 emas, 10 perak, 11 perunggu)

Kejurprov ini mempertandingkan berbagai kategori usia dan jenjang pendidikan, serta mempertahankan standar teknis yang tinggi, mulai dari technical meeting, penimbangan, hingga pemeriksaan kesehatan atlet.

Selain sebagai ajang kompetisi, Kejurprov ini dinilai berhasil menjadi sarana pembinaan dan pencarian bibit unggul atlet Tarung Derajat di Provinsi Jambi. Antusiasme tinggi dari peserta menunjukkan bahwa bela diri khas Indonesia ini semakin diminati oleh generasi muda.

Dengan berakhirnya kejuaraan ini, Jambi kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu daerah yang aktif dalam pengembangan olahraga bela diri, khususnya Tarung Derajat. Semangat juang, sportivitas, dan kebersamaan selama kejuaraan menjadi fondasi kuat untuk membangun atlet yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter.



Laporan Rosyid