Dari Patroli ke Ladang: Polisi Masuk Program Ketahanan Pangan

 


LUGAS | BITUNG - Kepolisian semakin sering tampil di luar peran konvensionalnya. Di wilayah KPS, Kapolsek IPTU Harly Buida memimpin langsung penanaman jagung di lahan pertanian sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah. Kegiatan ini menandai keterlibatan polisi yang kian jauh dari fungsi keamanan semata.

Penanaman jagung dilakukan di lahan yang berada di wilayah hukum Polsek KPS dengan melibatkan jajaran kepolisian setempat. Komoditas jagung dipilih karena dinilai mudah dibudidayakan dan cepat menghasilkan, sekaligus menjadi upaya mendorong pemanfaatan lahan tidur di tingkat lokal.

IPTU Harly Buida mengatakan keterlibatan kepolisian bertujuan mengawal program strategis pemerintah agar berjalan hingga lapisan terbawah. “Kami ingin memastikan program ketahanan pangan tidak berhenti di atas kertas. Polisi hadir untuk mendorong partisipasi masyarakat,” kata Buida.

Langkah ini mencerminkan perluasan fungsi Polri yang dalam beberapa tahun terakhir semakin sering terlibat dalam agenda sosial dan ekonomi, mulai dari pendampingan petani hingga pengawasan distribusi bantuan. Sejumlah pengamat menilai kehadiran aparat dapat mempercepat koordinasi lintas sektor, meski sekaligus memunculkan pertanyaan tentang batas peran institusi kepolisian dalam ranah sipil.

Bagi masyarakat sekitar, penanaman jagung diharapkan memberi manfaat langsung berupa tambahan produksi pangan. Namun bagi tata kelola pemerintahan, keterlibatan polisi di sektor pangan menjadi cermin bagaimana negara mengandalkan aparat keamanan untuk menopang program pembangunan di tengah keterbatasan kapasitas institusi sipil.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1