LUGAS | GUNUNG PUTRI, BOGOR — Pengurus Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Gunung Putri menghadiri undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Gunung Putri dalam kegiatan syahriahan MUI yang dirangkaikan dengan peringatan hari lahir (harlah) ke-29 Pondok Pesantren Riyadul Hidayah, Sabtu (24/1/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00 hingga 24.00 WIB tersebut digelar di Pondok Pesantren Riyadul Hidayah, Desa Tlajung Udik, yang diasuh Ketua MUI Kecamatan Gunung Putri, Kiai H. Uud Chudromi Al Asyari. Hadir dalam kegiatan tersebut pengurus PC LDII Gunung Putri yang dipimpin Ustadz Wahendi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.
Camat Gunung Putri Kurnia Indra, yang turut hadir bersama Kapolsek dan Danramil Gunung Putri, dalam sambutannya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana banjir, menyusul sejumlah kejadian banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Gunung Putri, termasuk di Desa Bojong Kulur.
“Pemerintah kecamatan bersama unsur tripika akan terus memonitor situasi dan siaga dalam memberikan bantuan bagi warga yang terdampak musibah banjir,” ujar Kurnia.
Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Gunung Putri, Kiai H. Uud Chudromi Al Asyari, menegaskan pentingnya majelis ilmu sebagai fondasi pembinaan umat dan peningkatan iman serta takwa kepada Allah SWT. Ia menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Riyadul Hidayah berlandaskan akidah Ahlussunnah wal Jamaah dan pada tahun ajaran 2026–2027 kembali membuka penerimaan santri dan santriwati baru.
“Kami ingin mencetak santri yang berakhlakul karimah, mandiri, serta memiliki wawasan luas dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara,” kata Uud.
Tausiah agama dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Kiai Dr. Paiz Syukron Ma’mun, pengasuh Pondok Pesantren Darul Rahman, Jakarta Selatan.
Kehadiran LDII Kecamatan Gunung Putri dalam kegiatan ini dinilai sebagai bentuk sinergi dan harmonisasi antarorganisasi keagamaan dalam pembinaan umat. LDII Gunung Putri sendiri juga mengelola Pondok Pesantren Darul ’Ilmi yang berfokus pada pembentukan karakter luhur melalui penerapan 29 karakter, di antaranya akhlakul karimah, alim dan faqih, mandiri, jujur, amanah, rukun, kompak, serta kerja sama yang baik.
Ke depan, MUI dan LDII Kecamatan Gunung Putri diharapkan terus berjalan seiring dalam upaya membangun karakter luhur umat di tingkat lokal maupun nasional.
Laporan: Jumanto
Editor: Mahar Prastowo


Tidak ada komentar