“Bangun Komunikasi Terbuka, Humas Polres Bitung Gelar Coffee Session Bersama Jurnalis”

 



LUGAS | BITUNG — Di tengah dinamika informasi yang bergerak cepat, Polres Bitung memilih jalur yang lebih cair: membangun komunikasi melalui ruang-ruang informal. Rabu (29/04/2026), jajaran kepolisian menggelar coffee session bersama insan pers yang tergabung dalam Biro Wartawan Bitung—sebuah forum santai yang justru menyimpan agenda serius: memperkuat kemitraan dan menyamakan persepsi.

Kegiatan yang berlangsung di Warkop 88 Ewako ini menghadirkan suasana hangat, jauh dari kesan kaku birokrasi. Namun di balik obrolan ringan, terselip pembahasan strategis terkait peran media dan kepolisian dalam merespons isu-isu publik, termasuk tantangan penyebaran informasi di era digital.

Mewakili Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Natip Anggai hadir bersama jajaran staf Humas. Turut hadir Ketua PWI Kota Bitung Muaz Taizar Basalamah serta puluhan jurnalis dari berbagai platform media.

Dalam forum tersebut, komunikasi tidak berjalan satu arah. Diskusi berkembang menjadi ruang tukar gagasan—mulai dari dinamika pemberitaan lokal, isu nasional yang berdampak ke daerah, hingga fenomena hoaks dan provokasi di media sosial.

AKP Natip Anggai menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar pertemuan santai, melainkan bagian dari strategi membangun komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan wartawan. Coffee session ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat sinergi. Polri dan pers memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan pelayanan terbaik serta informasi yang benar kepada masyarakat. Karena itu, kolaborasi yang baik sangat penting agar informasi yang disampaikan dapat bermanfaat dan menyejukkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah derasnya arus informasi, akurasi dan keseimbangan pemberitaan menjadi kunci. Karena itu, hubungan yang terbangun antara Polri dan media harus dijaga dalam koridor profesionalisme.


Sementara itu, Ketua PWI Kota Bitung, Muaz Taizar Basalamah, melihat forum seperti ini sebagai kebutuhan mendesak di tengah kompleksitas kerja jurnalistik saat ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Bitung dan jajaran Humas yang selalu membuka ruang komunikasi dengan awak media. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar faktual. Kami berharap hubungan baik ini terus terjaga dan semakin solid ke depan,” ungkapnya.

Selama hampir dua jam, diskusi berlangsung dinamis—membahas situasi kamtibmas, pola pemberitaan, hingga tantangan menghadapi isu-isu sensitif di ruang publik.

Coffee session ini menegaskan satu hal: di tengah kompleksitas informasi, sinergi antara aparat dan media tidak cukup dibangun lewat konferensi pers formal. Ia perlu dirawat lewat dialog terbuka—bahkan dari secangkir kopi di sore hari.

Di titik itulah, kemitraan tidak lagi sekadar slogan, melainkan proses yang terus diuji oleh realitas di lapangan.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1