LUGAS | Sragen, Jawa Tengah (16/05) — Semangat pembinaan dan penguatan kualitas pesilat kembali ditunjukkan melalui kegiatan latihan sabuk merah yang diselenggarakan PERSINAS ASAD Kabupaten Sragen pada Kamis, 14 Mei 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Padepokan Budi Luhur Masaran tersebut diikuti sekitar 200 pesilat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sragen.
Kegiatan berlangsung sejak pagi dengan suasana penuh semangat dan disiplin. Para peserta mengikuti berbagai materi latihan yang dipandu langsung oleh pelatih dan pendekar senior PERSINAS ASAD. Materi yang diberikan meliputi penguatan teknik dasar pencak silat, latihan fisik, pembentukan mental bertanding, hingga penanaman nilai karakter dan sportivitas.
Latihan sabuk merah ini menjadi salah satu agenda pembinaan rutin PERSINAS ASAD dalam mencetak pesilat yang tangguh, disiplin, dan memiliki jiwa persaudaraan yang kuat. Selain meningkatkan kemampuan individu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota dan antar-ranting di wilayah Sragen.
Salah satu pelatih menyampaikan bahwa latihan bersama seperti ini sangat penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan atlet sejak usia dini hingga remaja. Menurutnya, kemampuan teknik harus diimbangi dengan mental yang kuat serta sikap disiplin dalam berlatih.
“Melalui latihan bersama ini, para pesilat tidak hanya ditempa kemampuan tekniknya, tetapi juga dibangun mental, kekompakan, dan rasa persaudaraannya,” ujarnya di sela kegiatan.
Seluruh rangkaian latihan berjalan tertib dan lancar. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pemanasan, latihan gerakan teknik, hingga evaluasi bersama para pelatih.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PERSINAS ASAD Kabupaten Sragen berharap proses pembinaan dapat terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan guna melahirkan pesilat-pesilat berprestasi yang mampu membawa nama daerah di berbagai ajang kejuaraan. (Humas ASAD Jateng)