Senkom FC Menang Tanpa Kebobolan, Merawat Sinergi Lewat Lapangan Hijau



LUGAS | TANGERANG — Sorak-sorai menggema di Lapangan Mini Soccer All Play Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (9/6/2026). Namun, yang tersisa setelah peluit panjang berbunyi bukan sekadar angka kemenangan. Ada cerita tentang kebersamaan, disiplin, dan jalinan kemitraan yang tumbuh di atas rumput sintetis.

Tim Senkom FC Kabupaten Tangerang keluar sebagai Juara I Kategori Eksternal dalam Turnamen Mini Soccer Antar Instansi Mitra Polri Kapolresta Cup I yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Gelar itu diraih setelah mereka menuntaskan tiga pertandingan dengan hasil sempurna: tiga kemenangan, lima gol, dan tanpa sekali pun kebobolan.

Bagi sebagian orang, statistik tersebut mungkin hanya catatan kompetisi. Namun bagi para pemain Senkom FC, capaian itu merupakan buah dari proses panjang membangun kekompakan di tengah kesibukan masing-masing sebagai anggota organisasi kemasyarakatan yang selama ini dikenal aktif membantu tugas-tugas kemitraan kepolisian.

Turnamen yang mempertemukan berbagai unsur mitra Polri itu diikuti tim dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, media massa, Senkom Mitra Polri, serta jajaran Polresta Tangerang. Kompetisi berlangsung dalam suasana persahabatan yang kental meski tensi pertandingan tetap terjaga.

Perjalanan Senkom FC menuju podium juara dimulai dengan kemenangan tipis 1-0 atas TNI FC. Hasil itu menjadi modal kepercayaan diri menghadapi laga berikutnya. Saat bertemu Media FC, permainan kolektif yang diperagakan Senkom FC menghasilkan kemenangan meyakinkan 3-0 sekaligus mengantar mereka ke partai final.

Di laga penentuan, Satpol PP FC menjadi lawan terakhir yang harus dihadapi. Pertandingan berlangsung ketat. Kedua tim saling menekan dan berupaya memanfaatkan setiap peluang. Namun satu gol yang berhasil dicetak Senkom FC menjadi pembeda hingga peluit akhir berbunyi.

Di bawah mistar, Damar tampil sigap menjaga gawang. Lini belakang yang dihuni Winarno, Roma, dan Kopral menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus lawan. Di sektor tengah, Roy, Isa, dan Wisda mengatur ritme permainan, sementara Robin, Hunais, dan Burhan menjadi ujung tombak serangan.

Konsistensi permainan tersebut tidak lepas dari peran pelatih Irfan dan manajer tim Eko Yulianto yang berupaya membangun karakter tim melalui kedisiplinan dan kerja sama.

“Alhamdulillah, kemenangan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pemain, pelatih, official, dan dukungan semua pihak. Kami bermain dengan penuh semangat dan menjaga kekompakan di setiap pertandingan,” ujar Eko.

Bagi Irfan, kemenangan bukan semata-mata soal trofi. Ia melihat keberhasilan tim sebagai cerminan kemampuan para pemain menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan individu.

“Kami selalu menanamkan semangat kerja sama dan sportivitas. Alhamdulillah seluruh pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik sehingga hasil maksimal bisa diraih,” katanya.

Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang, Juwono, menilai turnamen tersebut memiliki nilai yang lebih besar daripada sekadar kompetisi olahraga. Menurut dia, ajang seperti ini menjadi ruang perjumpaan yang mempererat hubungan antara Polri dan berbagai elemen masyarakat.

“Ini kegiatan yang sangat positif karena melibatkan mitra-mitra Polri. Ada ruang untuk membangun sinergi, kebersamaan, dan komunikasi yang lebih dekat,” ujarnya.

Kebanggaan Juwono semakin bertambah ketika tim yang membawa nama organisasi yang dipimpinnya berhasil berdiri di podium tertinggi kategori eksternal.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Senkom Kabupaten Tangerang. Yang lebih penting, para anggota menunjukkan kekompakan dan semangat yang baik selama turnamen,” katanya.

Pada penutupan kegiatan, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada Amirulloh menyerahkan langsung trofi dan penghargaan kepada para juara. Ia mengapresiasi seluruh peserta yang mampu menjaga sportivitas dan suasana kompetisi tetap aman serta kondusif.

Kemeriahan turnamen juga diwarnai kehadiran komentator Kholid Rizki Abdillah yang sukses menghidupkan atmosfer pertandingan. Guru yang juga pembina santri serta anggota Senkom Mitra Polri itu mendapat apresiasi khusus dari Kapolresta Tangerang atas kemampuannya membangun semangat penonton sepanjang turnamen.

Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih, Senkom FC menerima bonus pembinaan sebesar Rp2,5 juta.

Di tengah derasnya arus kompetisi olahraga modern yang sering berorientasi pada hasil, Kapolresta Cup menghadirkan pesan yang berbeda. Turnamen ini menunjukkan bahwa lapangan sepak bola mini dapat menjadi ruang perjumpaan berbagai institusi—Polri, TNI, pemerintah daerah, media, dan organisasi kemasyarakatan—untuk membangun kepercayaan dan kebersamaan.

Dan ketika Senkom FC mengangkat trofi juara di Cikupa sore itu, yang mereka rayakan bukan hanya kemenangan 1-0 di partai final. Mereka juga merayakan sebuah semangat: bahwa sinergi dapat tumbuh dari hal-hal sederhana, termasuk dari sebuah pertandingan sepak bola.


Laporan: Ardi | Editor: Mahar Prastowo





0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1