Kadin KBB Dorong Penguatan Kelembagaan dan Peluang Investasi, DPRD Siap Fasilitasi Pertemuan dengan Bupati

 


LUGAS | BANDUNG BARAT — Upaya memperkuat iklim investasi di Kabupaten Bandung Barat terus diupayakan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha. Salah satunya ditunjukkan dalam audiensi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung Barat dengan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat di Kantor DPRD KBB, Senin (20/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat itu dihadiri Ketua Kadin Kabupaten Bandung Barat Dr. H. Syamsul Ma'arief, M.Pd.I dan diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat H. Muhammad Mahdi, S.Pd.. Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas penguatan kelembagaan Kadin, peluang investasi, serta sinergi pemerintah dengan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua Kadin KBB Syamsul Ma'arief menyampaikan tiga hal yang menjadi perhatian organisasinya. Pertama, ia menegaskan bahwa tidak terdapat dualisme kepengurusan di tubuh Kadin Kabupaten Bandung Barat. Karena itu, setiap pihak yang mengatasnamakan Kadin tanpa surat tugas resmi dan tanda tangan Ketua Kadin disebut tidak mewakili organisasi, melainkan menjadi tanggung jawab pribadi.

Kedua, Kadin meminta dukungan DPRD terhadap peluang masuknya investor dari Dubai dan China yang disebut memiliki rencana menanamkan modal di Kabupaten Bandung Barat. Menurut Syamsul, peluang tersebut perlu mendapat perhatian bersama agar dapat diwujudkan melalui iklim investasi yang kondusif.

Ketiga, Kadin berharap pemerintah daerah memberikan penguatan kelembagaan sehingga organisasi dapat menjalankan fungsinya secara optimal sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas investasi.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat Muhammad Mahdi menyatakan apresiasi atas inisiatif Kadin membangun komunikasi dengan lembaga legislatif. Menurut dia, berbagai masukan yang disampaikan memiliki nilai strategis bagi pembangunan daerah, terutama dalam memperkuat investasi dan kolaborasi antara pemerintah dengan dunia usaha.

Mahdi mengatakan hasil audiensi tersebut akan ditindaklanjuti melalui pertemuan lanjutan bersama Bupati Kabupaten Bandung Barat untuk membahas lebih rinci berbagai usulan yang disampaikan Kadin.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia (Aspekindo) Kabupaten Bandung Barat Yacob Anwar Lewi, S.IP menilai pemerintah daerah perlu membangun forum komunikasi yang lebih rutin dengan Kadin sebagai wadah resmi para pelaku usaha.

Menurut Yacob, dialog berkala akan membuka ruang bagi dunia usaha untuk memberikan masukan terhadap arah pembangunan ekonomi daerah. Keterlibatan sektor swasta sejak tahap perencanaan diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang mendorong peningkatan investasi, menciptakan lapangan kerja, dan mempercepat pembangunan Kabupaten Bandung Barat.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara Kadin, DPRD, dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Melalui kolaborasi yang lebih erat, ketiga pihak berharap dapat menghadirkan kepastian organisasi, memperbaiki iklim investasi, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah demi mendukung kesejahteraan masyarakat.



Laporan: Muhammad Ramlan | Editor: Mahar Prastowo 

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1