LUGAS | Klaten (12/7/2026) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Klaten menggelar kegiatan Jalan Sehat Pemuda LDII se-Eks Kawedanan Delanggu sebagai bentuk partisipasi dalam menyemarakkan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten yang diperingati pada 28 Juli 2026. Kegiatan tersebut diawali dengan pembukaan seremonial pada Sabtu malam (11/7/2026), kemudian dilanjutkan jalan sehat seusai salat Subuh pada Minggu (12/7/2026) dengan mengelilingi kawasan Rowo Jombor, Klaten.
Kegiatan yang diikuti sekitar 350 pemuda LDII itu dipimpin oleh Koordinator Pemuda LDII se-Eks Kawedanan Delanggu, Sartono, didampingi Wakil Ketua Herwanto, serta turut diikuti oleh ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten, Fatkhul Minan. Sejak pagi, ratusan peserta tampak antusias menyusuri jalur lingkar Rowo Jombor yang memiliki panjang sekitar 7,5 kilometer.
Kawasan wisata Rowo Jombor dipilih karena memiliki jalur pedestrian yang nyaman dan area terbuka yang selama ini menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat untuk berjalan kaki, berlari, maupun bersepeda. Selain menjadi sarana olahraga, panorama alam di kawasan tersebut juga memberikan suasana yang mendukung kegiatan kebersamaan para pemuda.
Pelaksanaan jalan sehat ini menjadi salah satu bentuk dukungan warga LDII terhadap rangkaian "Semarak Klaten" dalam memperingati Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten yang jatuh pada 28 Juli 2026. Berbagai agenda telah disiapkan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, untuk memeriahkan peringatan tersebut. Sejumlah kegiatan berskala lokal hingga nasional akan digelar sepanjang Juli hingga Agustus 2026, di antaranya Klaten Lurik Carnival, Klaten Fair, konser musik NDX AKA, pemecahan rekor MURI makan 5.222 porsi sop ayam secara massal, hingga ajang International Motocross yang akan berlangsung di kawasan Rowo Jombor. Beragam rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, menggerakkan perekonomian masyarakat, sekaligus memperkuat identitas budaya Kabupaten Klaten di tingkat nasional.
Koordinator Pemuda LDII se-Eks Kawedanan Delanggu, Sartono, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian generasi muda LDII dalam mendukung peringatan Hari Jadi Kabupaten Klaten.
"Melalui kegiatan ini kami ingin ikut memeriahkan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten dengan kegiatan yang positif dan menyehatkan. Selain untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan kesehatan para pemuda LDII, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahim serta memperkuat kekompakan antargenerasi muda," ujarnya.
Menurut Sartono, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, aktivitas kebersamaan seperti jalan sehat menjadi sangat penting untuk menjaga hubungan sosial antarpemuda.
"Pengaruh gadget dan media sosial saat ini sangat besar terhadap kehidupan generasi muda. Karena itu kami ingin menghadirkan kegiatan yang mampu mempertemukan para pemuda secara langsung sehingga terjalin komunikasi yang baik, rasa persaudaraan yang semakin erat, serta semangat kebersamaan yang terus terpelihara. Kami berharap para pemuda tetap sehat, kompak, aktif dalam kegiatan positif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana. Melalui kegiatan ini pula kami ingin menunjukkan bahwa generasi muda LDII siap menjadi bagian dari masyarakat yang ikut menyukseskan pembangunan dan kemajuan Kabupaten Klaten," katanya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Klaten, Sigit Winoto, mengapresiasi semangat para pemuda yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan generasi muda harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek spiritual, intelektual, moral, maupun kesehatan fisik.
"Kami sangat mengapresiasi antusiasme sekitar 350 pemuda LDII se-Eks Kawedanan Delanggu yang mengikuti kegiatan jalan sehat ini.
Kegiatan yang diikuti sekitar 350 pemuda LDII itu dipimpin oleh Koordinator Pemuda LDII se-Eks Kawedanan Delanggu, Sartono, didampingi Wakil Ketua Herwanto, serta turut diikuti oleh ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten, Fatkhul Minan. Sejak pagi, ratusan peserta tampak antusias menyusuri jalur lingkar Rowo Jombor yang memiliki panjang sekitar 7,5 kilometer.
Kawasan wisata Rowo Jombor dipilih karena memiliki jalur pedestrian yang nyaman dan area terbuka yang selama ini menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat untuk berjalan kaki, berlari, maupun bersepeda. Selain menjadi sarana olahraga, panorama alam di kawasan tersebut juga memberikan suasana yang mendukung kegiatan kebersamaan para pemuda.
Pelaksanaan jalan sehat ini menjadi salah satu bentuk dukungan warga LDII terhadap rangkaian "Semarak Klaten" dalam memperingati Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten yang jatuh pada 28 Juli 2026. Berbagai agenda telah disiapkan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, untuk memeriahkan peringatan tersebut. Sejumlah kegiatan berskala lokal hingga nasional akan digelar sepanjang Juli hingga Agustus 2026, di antaranya Klaten Lurik Carnival, Klaten Fair, konser musik NDX AKA, pemecahan rekor MURI makan 5.222 porsi sop ayam secara massal, hingga ajang International Motocross yang akan berlangsung di kawasan Rowo Jombor. Beragam rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, menggerakkan perekonomian masyarakat, sekaligus memperkuat identitas budaya Kabupaten Klaten di tingkat nasional.
Koordinator Pemuda LDII se-Eks Kawedanan Delanggu, Sartono, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian generasi muda LDII dalam mendukung peringatan Hari Jadi Kabupaten Klaten.
"Melalui kegiatan ini kami ingin ikut memeriahkan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten dengan kegiatan yang positif dan menyehatkan. Selain untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan kesehatan para pemuda LDII, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahim serta memperkuat kekompakan antargenerasi muda," ujarnya.
Menurut Sartono, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, aktivitas kebersamaan seperti jalan sehat menjadi sangat penting untuk menjaga hubungan sosial antarpemuda.
"Pengaruh gadget dan media sosial saat ini sangat besar terhadap kehidupan generasi muda. Karena itu kami ingin menghadirkan kegiatan yang mampu mempertemukan para pemuda secara langsung sehingga terjalin komunikasi yang baik, rasa persaudaraan yang semakin erat, serta semangat kebersamaan yang terus terpelihara. Kami berharap para pemuda tetap sehat, kompak, aktif dalam kegiatan positif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana. Melalui kegiatan ini pula kami ingin menunjukkan bahwa generasi muda LDII siap menjadi bagian dari masyarakat yang ikut menyukseskan pembangunan dan kemajuan Kabupaten Klaten," katanya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Klaten, Sigit Winoto, mengapresiasi semangat para pemuda yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan generasi muda harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek spiritual, intelektual, moral, maupun kesehatan fisik.
"Kami sangat mengapresiasi antusiasme sekitar 350 pemuda LDII se-Eks Kawedanan Delanggu yang mengikuti kegiatan jalan sehat ini.
Pembinaan generasi muda tidak cukup hanya melalui pengajian atau peningkatan wawasan, tetapi juga harus diimbangi dengan pembinaan fisik agar lahir generasi yang sehat, disiplin, tangguh, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi," ujar Sigit Winoto.
Ia menambahkan, keikutsertaan pemuda LDII dalam memeriahkan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten merupakan wujud kecintaan terhadap daerah sekaligus bentuk kontribusi nyata organisasi dalam mendukung pembangunan daerah.
"Hari Jadi Kabupaten Klaten menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi sesuai kapasitasnya masing-masing. Kami berharap para pemuda LDII terus menjadi generasi profesional religius yang mampu menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, mencintai daerahnya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Melalui kegiatan olahraga bersama seperti ini, kami ingin membangun generasi yang sehat, rukun, kompak, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045," tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, DPD LDII Kabupaten Klaten berharap budaya hidup sehat, semangat kebersamaan, dan nilai-nilai persaudaraan terus tumbuh di kalangan generasi muda. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran, jalan sehat juga menjadi media memperkuat silaturahim, membangun karakter generasi muda yang aktif dan produktif, serta menumbuhkan kepedulian terhadap pembangunan Kabupaten Klaten yang semakin maju, berdaya saing, harmonis, dan sejahtera. (Rizal PM)