LUGAS | BITUNG — Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII resmi membuka Open Turnamen Mini Soccer Dankodaeral VIII Cup dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Ulang Tahun ke-1 Kodaeral VIII, di Lapangan Satrol Kodaeral VIII Bitung, Senin (20/7/2026).
Pembukaan turnamen dilakukan Wakil Komandan Kodaeral VIII, Laksma TNI Tony Herdijanto, S.E., M.Sc., mewakili Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danguskamla Koarmabar II atau yang mewakili, Wadan Kodaeral VIII Laksma TNI Tony Herdijanto, S.E., M.Sc., Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E. yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bitung Anita Lomban, S.Sos., M.Si., Dansatrol Kodaeral VIII Kolonel Laut (P) Marvil Marfel Frits E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP, para Pejabat Utama (PJU) Kodaeral VIII, unsur Forkopimda atau yang mewakili, para tamu undangan, serta para sponsor yang turut mendukung terselenggaranya turnamen.
Dalam sambutannya, Tony menegaskan bahwa turnamen tersebut tidak semata-mata bertujuan mencari juara, melainkan menjadi media mempererat silaturahmi antara TNI Angkatan Laut dan masyarakat.
"Turnamen ini menjadi sarana membangun persatuan, menumbuhkan jiwa sportivitas, disiplin, kerja sama, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI AL dengan masyarakat," ujarnya.
Ia mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi nilai fair play, menghormati setiap keputusan wasit, menjaga keamanan pertandingan, dan menjadikan setiap laga sebagai ruang memperluas persahabatan.
Tony juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wadan Kodaeral VIII secara resmi membuka pelaksanaan Open Turnamen Mini Soccer Dankodaeral VIII Cup.
Sementara itu, Ketua Panitia Kolonel Laut (P) Marvil Marfel Frits E.D. mengatakan turnamen digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT pertama Kodaeral VIII sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Menurut Marvil, sepak bola dipilih karena menjadi olahraga yang paling dekat dengan masyarakat dan diharapkan mampu membangun semangat kebersamaan, khususnya bagi generasi muda di Kota Bitung.
Ia bahkan sempat menyelipkan guyonan terkait euforia final Piala Dunia 2026 yang baru saja berlangsung.
"Kalau tadi subuh ada yang bersorak mendukung Argentina atau Spanyol, sore ini silakan salurkan semangatnya di lapangan. Tapi tetap dalam semangat persaudaraan dan sportivitas."
Usai pembukaan, Wadan Kodaeral VIII menjelaskan kepada wartawan bahwa turnamen tersebut merupakan yang pertama kali diselenggarakan Kodaeral VIII dan diharapkan menjadi agenda rutin setiap tahun.
"Kami ingin membina masyarakat, khususnya para pemuda di Bitung dan sekitarnya, melalui olahraga sepak bola. Harapan kami kegiatan ini tidak berhenti tahun ini saja, tetapi dapat terus dilaksanakan setiap tahun," ujarnya.
Untuk penyelenggaraan perdana ini, kata Tony, cabang olahraga yang dipertandingkan masih difokuskan pada mini soccer karena dinilai sebagai olahraga paling populer di Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara.
Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar tetap mengedepankan sportivitas, menjaga keselamatan, dan tidak mengutamakan permainan keras selama pertandingan berlangsung.
"Yang kami angkat adalah semangat kebersamaan, bukan sekadar mengejar kemenangan. Jadikan turnamen ini sebagai momentum mempererat persatuan dalam menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia dan HUT pertama Kodaeral VIII," tutupnya.




