Warga Air Minggu Swadaya Timbun Jalan Usaha Tani, DPMD Dorong Dukungan Pemerintah



LUGAS | Pulau Taliabu — Semangat gotong royong kembali diperlihatkan warga Dusun Air Minggu, Desa Kilong, Kabupaten Pulau Taliabu. Secara swadaya, mereka menggelar kerja bakti menimbun jalan usaha tani yang menjadi akses utama menuju lahan pertanian sayur, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Warisun Upik Widodo dan melibatkan hampir seluruh warga Dusun Air Minggu. Turut hadir memberikan dukungan di lapangan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pulau Taliabu Ruslan, Bhabinkamtibmas Desa Kilong Aipda Sahrul Ibrahim, serta tokoh Paguyuban Jawa, Bima Sumpono.

Salah seorang penggerak kegiatan, Aris, mengatakan seluruh biaya penimbunan jalan berasal dari hasil iuran masyarakat yang sebagian besar memiliki lahan pertanian di kawasan tersebut. Menurutnya, warga secara rutin menyisihkan dana setiap bulan untuk membeli material timbunan.

"Kegiatan ini murni partisipasi warga Dusun Air Minggu. Kami patungan untuk meningkatkan jalan usaha tani. Jika dana sudah cukup untuk membeli material sekitar 20 hingga 30 truk, langsung kami kerjakan. Kegiatan ini tidak hanya sekali, tetapi akan terus berlanjut," ujarnya.

Aris menjelaskan, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju kawasan pertanian yang selama ini menjadi sentra produksi sayuran sekaligus sumber penghidupan masyarakat Dusun Air Minggu.

"Jalan ini adalah satu-satunya jalur untuk mengangkut hasil panen kami. Karena itu, kami berinisiatif memperbaikinya secara bergotong royong," katanya.

Di sela kegiatan, Kepala Dinas DPMD Kabupaten Pulau Taliabu, Ruslan, mengapresiasi inisiatif masyarakat yang mampu membangun infrastruktur secara mandiri. Ia berharap semangat swadaya tersebut mendapat perhatian dari pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait.

Menurut Ruslan, kawasan pertanian di Dusun Air Minggu memiliki potensi besar sebagai penopang ketahanan pangan daerah. Karena itu, ia mendorong Dinas Pertanian maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memberikan dukungan agar akses menuju sentra pertanian tersebut dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.

"Lokasi ini memiliki potensi sebagai lumbung pangan. Kami berharap program pemerintah dapat menjangkau kawasan ini sehingga aktivitas pertanian masyarakat semakin berkembang dan hasil panen dapat diangkut dengan lebih mudah," ujarnya.

Kerja bakti yang berlangsung dengan semangat kebersamaan itu menjadi cerminan bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur, sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertanian sebagai penyangga ekonomi desa.




Laporan: Sumpono | Editor: Mahar Prastowo 



0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1