LUGAS | Padang - Video sejumlah emak-emak berdaster yang sedang memasak bersama di halaman sebuah rumah sambil asyik menyanyikan lagu Minang "Pacik Arek-Arek" yang dipopulerkan artis Minang Ayu Amanda, belakangan viral di media sosial dan menarik perhatian jutaan penonton.
Video tersebut diketahui viral melalui akun TikTok Putri Harenda. Dalam video itu, sejumlah emak-emak tampak memasak bersama di halaman rumah dengan suasana santai dan penuh keakraban. Sambil melakukan aktivitas memasak, mereka terlihat begitu menikmati lantunan lagu "Pacik Arek-Arek" yang dinyanyikan dengan penuh semangat.
Informasi mengenai video viral tersebut disampaikan langsung oleh Ayu Amanda kepada Rizal Putra Milda awak media, Senin (31/8/2026). Menurut penyanyi Minang tersebut, emak-emak yang tampil dalam video itu diketahui berada di kawasan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat.
Ayu Amanda mengatakan, video yang diunggah melalui akun TikTok Putri Harenda tersebut telah menembus angka 18 juta kali ditonton. Capaian itu menjadikan video emak-emak berdaster tersebut sebagai salah satu konten yang menggunakan lagu Ayu Amanda dan paling viral sepanjang 2026.
"Video emak-emak yang menyanyikan lagu Pacik Arek-Arek itu berada di Kuranji, Padang. Informasi ini saya dapatkan dan saya lihat sendiri bagaimana video tersebut viral," kata Ayu Amanda.
Menurut Ayu, viralnya video tersebut menjadi bukti bahwa lagu Minang masih memiliki tempat kuat di tengah masyarakat, termasuk di kalangan pengguna media sosial. Keunikan aktivitas sehari-hari yang dipadukan dengan musik Minang dinilai mampu menciptakan konten sederhana tetapi menghibur dan mudah diterima masyarakat luas.
Fenomena tersebut juga menunjukkan bagaimana lagu daerah dapat kembali mendapatkan perhatian besar melalui platform digital. Tanpa konsep produksi yang rumit, aktivitas memasak bersama yang dilakukan emak-emak justru berubah menjadi hiburan yang menarik perhatian pengguna TikTok.
Ayu Amanda mengapresiasi kreativitas masyarakat yang ikut memperkenalkan lagu "Pacik Arek-Arek" melalui berbagai konten media sosial. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi musik Minang sekaligus memperluas jangkauan lagu-lagu daerah kepada generasi muda.
"Alhamdulillah, saya sangat senang dan berterima kasih. Lagu Pacik Arek-Arek bisa dinikmati masyarakat dengan cara yang begitu natural. Semoga semakin banyak lagu Minang yang dikenal luas melalui media sosial," ujarnya.
Viralnya video tersebut sekaligus memperlihatkan kekuatan TikTok sebagai ruang ekspresi masyarakat dalam menghadirkan hiburan berbasis budaya lokal. Lagu Minang, aktivitas memasak, serta keceriaan emak-emak dalam video itu berpadu menjadi konten yang sederhana, spontan, tetapi mampu menjangkau jutaan penonton.
Dengan capaian sekitar 18 juta kali ditonton, video tersebut menjadi salah satu momentum menarik bagi perkembangan musik Minang di era digital. Fenomena itu sekaligus memperkuat bahwa lagu daerah tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga dapat kembali viral dan menjangkau audiens yang lebih luas melalui kreativitas masyarakat. (Rizal Putra Milda)