DPD LDII Kota Semarang Fasilitasi Solusi Pelaksanaan Sholat Jumat Siswa SMPN 18 Semarang



LUGAS
| Semarang
 – DPD LDII Kota Semarang melalui Bidang Hukum memfasilitasi solusi pelaksanaan ibadah Sholat Jumat bagi siswa SMP Negeri 18 Semarang. Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas aduan yang disampaikan salah seorang wali murid, Rochmad, terkait pelaksanaan ibadah Sholat Jumat bagi para siswa pada Jumat (7/8/2026).

Koordinasi dilaksanakan oleh perwakilan Bidang Hukum DPD LDII Kota Semarang, Sukindar, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ. dan C.FTAX. Dalam proses tersebut, Sukindar berkoordinasi dengan Retno Adi Muhammad, S.Pd selaku wali kelas di SMP Negeri 18 Semarang yang turut menjembatani komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua.

Hasil koordinasi tersebut menghasilkan solusi yang disepakati bersama. Para siswa Muslim SMP Negeri 18 Semarang kini dapat melaksanakan ibadah Sholat Jumat dengan lebih nyaman di masjid LDII terdekat, yakni Masjid Al Manshurin Puncaksari atau Masjid Al Mulani Tugurejo.

Retno Adi Muhammad menyampaikan bahwa para orang tua berkomitmen untuk menjaga dan bertanggung jawab penuh terhadap anak-anak mereka selama mengikuti kegiatan ibadah. Menurutnya, komitmen tersebut penting mengingat berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, termasuk maraknya kenakalan remaja seperti tawuran maupun pelanggaran lainnya. Ia berharap kegiatan Sholat Jumat berjamaah dapat menjadi sarana pembinaan akhlak, karakter dan kedisiplinan siswa.

Sementara itu, Rochmad selaku orang tua siswa mengungkapkan rasa syukur atas solusi yang telah diperoleh.

"Alhamdulillah, jazakallahu khairan atas bantuannya. Semoga Allah memberikan keberkahan, kesehatan dan kesuksesan. Terima kasih," ungkapnya.

Perwakilan Bidang Hukum DPD LDII Kota Semarang, Sukindar, menjelaskan bahwa langkah koordinasi tersebut merupakan bentuk kepedulian LDII dalam membantu memastikan hak beribadah para siswa tetap dapat terlaksana dengan baik.

"Kami bersyukur atas sinergi yang terjalin. Inisiatif ini kami lakukan agar hak ibadah anak-anak dapat terlaksana dengan baik di masjid terdekat. Selain itu, kegiatan Sholat Jumat juga diharapkan menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter dan benteng bagi generasi muda dari berbagai bentuk kenakalan remaja," ujar Sukindar.

Pihak SMP Negeri 18 Semarang mengapresiasi inisiatif dan respons cepat yang dilakukan DPD LDII Kota Semarang dalam membantu mencarikan solusi atas pelaksanaan ibadah Sholat Jumat bagi siswa. Sinergi antara sekolah, orang tua dan lembaga keagamaan diharapkan dapat terus terjalin guna mendukung pembinaan akhlak, penguatan nilai-nilai keagamaan serta kedisiplinan peserta didik.

DPD LDII Kota Semarang menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi bersama sekolah, orang tua dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif sekaligus mendukung terpenuhinya hak beribadah serta pembentukan karakter generasi muda. (SH/TJ)


0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1