LUGAS | Kota Bekasi - Sebanyak 150 orang Pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pimpinan Cabang (PC) Bekasi Utara mengikuti kegiatan Cinta Alam Indonesia (CAI) yang digelar di Masjid Baitul Aziz, Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penggemblengan para pengurus dan generasi muda sekaligus memperkuat semangat dakwah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Peserta CAI merupakan para pengurus PC LDII, PAC LDII dan utusan kepengurusan remaja dan Keputrian LDII. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus pembinaan karakter bagi para pengurus dan generasi muda LDII agar lebih memiliki kepedulian terhadap agama, bangsa, lingkungan dan masyarakat.
Ketua PC LDII Bekasi Utara Tugiono, mengatakan bahwa generasi muda sekarang menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Menurutnya, pembinaan karakter berkelanjutan dibutuhkan untuk menjawab persoalan lunturnya adab, kedisiplinan, sikap saling menghargai, hingga meningkatnya egoisme.
“CAI menjadi salah satu ikhtiar LDII dalam membentuk generasi yang memiliki semangat kebersamaan, gotong royong, saling berbagi, serta berlandaskan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai keislaman, memperkuat karakter mulia, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami ingin generasi muda tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki fondasi moral dan akhlak yang kuat. Permata CAI adalah salah satu bentuk nyata pembinaan karakter yang dilakukan secara berkelanjutan.” ujarnya.
H. Sena Abdul Syukur, Dewan Penasehat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pimpinan Cabang (PC) Bekasi Utara
Dengan diadakan CAI ini untuk mencetak generasi bangsa yang unggul dan berdaya saing.karena kekuatan bangsa bertumpu pada kualitas generasi muda, dibangun ditempa karakter yang bukan sekedar melanjutkan tapi memberikan arah bagi peradaban dan siap memikul masa depan ditengah persaingan global.
Ia juga berharap kegiatan CAI terus dilaksanakan secara berkesinambungan agar generasi muda yang memiliki karakter luhur, cinta tanah air, serta mampu mengamalkan Karakter Luhur dalam kehidupan sehari-hari.
“Generasi muda harus memiliki pondasi yang kuat, mencintai bangsa dan negara, serta menerapkan Karakter Luhur agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” jelasnya.
Dalam sambutan pembukaan, Dewan Penasehat PC LDII Bekasi Utara, H. Sena Abdul Syukur, menekankan pentingnya penerapan 29 karakter luhur LDII dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi bekal utama bagi generasi muda untuk membangun hubungan yang harmonis di tengah masyarakat, sekaligus menjadi pribadi yang jujur, bertanggung jawab, disiplin, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
“Penerapan 29 karakter luhur LDII tidak hanya menjadi pedoman dalam kehidupan pribadi, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat agar tercipta generasi yang mampu menjadi teladan dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa,” jelas H. Sena.
Setelah sambutan dan nasehat agama oleh H. Sena, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh pemateri, yakni Toni A, Yunus AR, Yogi, Rosyad Zulfi Akbar dan Mukhlisin.
Agar berlangsungnya acara tidak menjenuhkan dan peserta tidak mengantuk, CAI di pandu Sutanto, MC (Master of Ceremony) berpengalaman yang selalu menerapkan teknik "gimmick" atau selingan energi segar (ice breaking interaktif) di tengah-tengah rundown acara, termasuk membagikan doorprize dan melakukan pendekatan kreatif yang dilakukan Sutanto untuk me-reset fokus peserta tanpa merusak esensi acara. (Agus W)




