Jakarta Timur - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kemitraan UMKM Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di UMKM Tape Ketan Uli Asri 09, Kelurahan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, dengan mengusung tema "Penguatan Branding Budaya Betawi dan Storytelling Pemasaran Tape Ketan Uli melalui Model Smart Edupreneurship Berkelanjutan."
Program ini diketuai oleh Fajri Hamdani, S.Pd., M.M., dengan anggota tim yang terdiri atas Prof. Dr. Dewi Susita, S.E., M.Si., Dr. Despinur Dara, S.T., M.M., Eka Dewi Utari, S.Pd., M.Pd., dan Fauzan Fadlullah, S.Ak., M.Kom. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi serta pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) dalam mendampingi masyarakat.
Program pengabdian bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui penguatan identitas merek berbasis budaya Betawi, penyusunan storytelling pemasaran, pemanfaatan digital marketing, serta penerapan pengelolaan usaha berbasis teknologi. Pendekatan Smart Edupreneurship Berkelanjutan diterapkan sebagai model pemberdayaan yang mengintegrasikan aspek edukasi, kewirausahaan, inovasi, dan transformasi digital agar UMKM mampu berkembang secara berkelanjutan tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.
Ketua Tim Pengabdian, Fajri Hamdani, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa pelestarian budaya lokal dapat menjadi keunggulan kompetitif apabila dikemas melalui strategi pemasaran yang tepat.
"Produk lokal memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung oleh branding yang kuat dan strategi pemasaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui program ini, kami ingin membantu UMKM tidak hanya menjual produk, tetapi juga menyampaikan nilai budaya yang menjadi bagian dari identitas produk tersebut," jelas Fajri.
Selama kegiatan berlangsung, tim pengabdian memberikan pendampingan mulai dari identifikasi kebutuhan usaha, penguatan branding berbasis budaya Betawi, penyusunan storytelling pemasaran, pelatihan digital marketing melalui media sosial, hingga pengenalan aplikasi pembukuan digital sebagai upaya meningkatkan profesionalisme pengelolaan usaha. Pendampingan dilakukan secara partisipatif sehingga mitra dapat langsung mempraktikkan setiap materi yang diberikan sesuai dengan kondisi usahanya.
Pemilik UMKM Tape Ketan Uli Asri 09 menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi pendampingan yang diberikan oleh tim dosen FEB UNJ. Menurutnya, program ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya membangun identitas produk, mengangkat nilai budaya Betawi sebagai keunggulan kompetitif, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan pelaku UMKM, FEB Universitas Negeri Jakarta berharap program ini mampu meningkatkan kapasitas usaha mitra sekaligus menjadi model pemberdayaan UMKM berbasis budaya lokal yang inovatif, adaptif terhadap transformasi digital, dan berkelanjutan. Program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penguatan ekonomi kreatif, pelestarian budaya Betawi, serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dan SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan).

