Sinergi Polri, Pemda, dan Senkom Mitra Polri Perkuat Pencegahan Stunting dan TBC di Mamuju



LUGAS | MAMUJU, SULAWESI BARAT — Upaya mencegah stunting dan menekan penularan tuberkulosis (TBC) membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Tidak hanya sektor kesehatan, kepolisian, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat turut memiliki peran dalam membangun kesadaran serta mendorong perubahan perilaku hidup sehat.

Semangat kolaborasi itu mengemuka dalam kegiatan Asistensi Kelompok Sadar Kamtibmas tentang Pencegahan Stunting dan Penularan Penyakit Tuberkulosis (TBC) Tahun Anggaran 2026 yang digelar Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Barat di Aula Kantor Bupati Mamuju, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi masyarakat sekaligus membangun koordinasi lintas sektor dalam menghadapi persoalan kesehatan yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.

Kegiatan dibuka oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Mamuju yang mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju. Wakil Direktur Binmas Polda Sulawesi Barat AKBP Abidin Rasyid mengatakan, pencegahan stunting dan pengendalian TBC tidak dapat dilakukan secara parsial.

Menurut dia, keberhasilan program tersebut membutuhkan kerja bersama antara Polri, pemerintah daerah, Kelompok Sadar Kamtibmas (Pokdar Kamtibmas), Senkom Mitra Polri, serta masyarakat.

"Edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam membangun kesadaran bersama untuk menciptakan keluarga yang sehat dan lingkungan yang peduli terhadap pencegahan penyakit," ujar Abidin.


Senkom ikut memperkuat edukasi masyarakat

Dalam kegiatan tersebut, delapan personel Senkom Mitra Polri Provinsi Sulawesi Barat turut hadir. Mereka dipimpin Wakil Ketua Senkom Mitra Polri Sulawesi Barat H. Bambang Cahyadi dan Sekretaris Muhammad Jusuf, S.Ag.

Kehadiran Senkom menjadi bagian dari penguatan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Sebagai organisasi yang menjalankan fungsi kemitraan dengan Polri, Senkom dinilai memiliki ruang untuk membantu menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat hingga tingkat komunitas.

Materi kegiatan mencakup pemahaman mengenai pencegahan stunting sejak dini, penerapan pola hidup sehat, serta langkah-langkah untuk mencegah dan memutus rantai penularan TBC.

Persoalan stunting dan TBC memiliki karakter yang berbeda, tetapi keduanya sama-sama membutuhkan kesadaran masyarakat. Pencegahan stunting berkaitan erat dengan pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pola pengasuhan. Sementara pengendalian TBC membutuhkan kewaspadaan terhadap gejala, pemeriksaan, pengobatan yang tepat, dan pencegahan penularan.

Karena itu, penyampaian informasi yang mudah dipahami masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam strategi pencegahan.


Dari keamanan menuju ketahanan sosial

Keterlibatan unsur kepolisian dalam kegiatan kesehatan masyarakat juga menunjukkan bahwa pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat memiliki dimensi yang lebih luas.

Masyarakat yang sehat dan memiliki kesadaran terhadap lingkungan merupakan bagian dari ketahanan sosial. Dalam konteks tersebut, kemitraan Polri dengan pemerintah daerah dan organisasi masyarakat dapat menjadi sarana untuk memperluas jangkauan edukasi.

Koordinasi antara Ditbinmas Polda Sulawesi Barat, Pemerintah Kabupaten Mamuju, Pokdar Kamtibmas, dan Senkom Mitra Polri diharapkan tidak berhenti pada kegiatan asistensi. Edukasi mengenai stunting dan TBC perlu diteruskan melalui komunikasi yang konsisten di lingkungan keluarga dan komunitas.

Senkom Mitra Polri Provinsi Sulawesi Barat menyatakan kesiapan untuk terus mendukung sosialisasi pencegahan stunting dan TBC kepada masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat bahwa menjaga kesehatan bukan semata-mata tanggung jawab fasilitas kesehatan. Pencegahan penyakit juga dimulai dari keluarga, lingkungan, dan kepedulian bersama.

Dengan demikian, kemitraan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat tidak hanya berorientasi pada terciptanya keamanan, tetapi juga mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, tangguh, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. (Yos)



Laporan: Kasion Hadi 
Editor: Mahar Prastowo 








0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1