Tiga Pengurus PERSINAS ASAD Dilantik, Sulut Dorong Pembinaan Atlet Usia Dini

 



LUGAS | KOTAMOBAGU — Tiga kepengurusan PERSINAS ASAD di Sulawesi Utara resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031. Pelantikan Pengurus PERSINAS ASAD Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa Selatan, dan Kabupaten Bolaang Mongondow tersebut berlangsung di Padepokan PERSINAS ASAD, kompleks Masjid Assobirin, Jalan AKD, Kotamobagu, Minggu, 25 Oktober 2026.


Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan pembinaan atlet, serta meneguhkan peran PERSINAS ASAD dalam membentuk generasi muda yang berprestasi dan berkarakter luhur melalui pencak silat.

Prosesi diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan pembacaan surat keputusan kepengurusan oleh Sekretaris Pengprov PERSINAS ASAD Sulawesi Utara, Bumi Mustamin, S.Sos. Tiga ketua bersama jajaran pengurus selanjutnya mengikuti pengambilan sumpah dan pelantikan yang dipimpin Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Sulawesi Utara, AKP Hi. Nyoto, S.Sos.



Kepengurusan PERSINAS ASAD di tiga daerah tersebut ditetapkan berdasarkan surat keputusan Pengprov PERSINAS ASAD Sulawesi Utara tertanggal 9 Oktober 2026.

Ketua PERSINAS ASAD Kota Kotamobagu, Aipda Muhammad Yusron, S.H., yang mewakili para ketua dan pengurus yang dilantik, menegaskan bahwa jabatan organisasi merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata.


“Pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah amanah dan tanggung jawab besar yang harus kami jalankan dengan sebaik-baiknya. Kami berkomitmen membesarkan PERSINAS ASAD di daerah masing-masing melalui kerja sama dan kekompakan seluruh pengurus,” ujar Yusron.

Menurutnya, penguatan organisasi harus berjalan seiring dengan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Karena itu, diperlukan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak, termasuk Pengprov PERSINAS ASAD Sulawesi Utara, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), pemerintah daerah, serta seluruh insan pencak silat.

“Kami berharap dukungan dan sinergi dari Pengprov PERSINAS ASAD Sulawesi Utara, IPSI, serta seluruh insan pencak silat agar pembinaan organisasi berjalan baik dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” katanya.


Sementara itu, Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Sulawesi Utara, AKP Hi. Nyoto, S.Sos., mengingatkan para pengurus agar menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi, dan menjalankan amanah organisasi secara konsisten.

Ia menegaskan, keberhasilan kepengurusan tidak diukur dari pelantikan semata, melainkan dari pengabdian, program kerja, dan hasil nyata yang dirasakan organisasi serta para atlet.

“Pengurus harus solid, menjaga kerukunan, dan membangun kerja sama yang baik. Pembinaan atlet juga perlu menjadi perhatian, mulai dari pendataan pesilat usia dini hingga penyusunan program latihan yang terarah agar prestasi dapat ditingkatkan,” ujar Nyoto.


Nyoto mendorong pengurus di tiga daerah untuk menyusun program pembinaan yang terukur, memperkuat latihan sejak usia dini, serta membangun komunikasi aktif dengan IPSI, KONI, dan pemerintah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan sistem pembinaan yang berkesinambungan dan mampu melahirkan pesilat yang siap berkompetisi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

Ia juga menekankan bahwa PERSINAS ASAD tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi olahraga. Pencak silat, kata dia, harus menjadi sarana pembentukan disiplin, mental, sportivitas, tanggung jawab, dan karakter luhur generasi muda.


Pelantikan tersebut dihadiri jajaran Dewan Pembina PERSINAS ASAD Sulawesi Utara, yakni KH. Sudirman Sulaiman, KH. Burhanudin Kuatno, KH. Rio Salsabila Yusuf, dan KH. Tamrin. Hadir pula Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Sulawesi Utara AKP Hi. Nyoto, S.Sos., Sekretaris Pengprov Bumi Mustamin, S.Sos., serta Ketua IPSI Kota Bitung Randi Marwan yang mewakili IPSI Provinsi Sulawesi Utara bidang kepelatihan.

Turut hadir Ketua IPSI Bolaang Mongondow Sutarmin, perwakilan IPSI Kota Kotamobagu dan Kabupaten Minahasa Selatan, para ketua perguruan pencak silat, perwakilan LDII dari tiga daerah, Ketua Senkom Kota Kotamobagu, serta para undangan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan atraksi jurus tunggal yang ditampilkan oleh Saiful bahri polapa.


Atraksi tersebut tidak hanya menjadi penutup acara, tetapi juga memperlihatkan kesiapan dan keterampilan para ketua yang baru dilantik. Momentum itu sekaligus menegaskan komitmen PERSINAS ASAD untuk menjadikan pembinaan atlet, penguatan organisasi, dan pembentukan karakter sebagai prioritas utama selama masa bakti 2026–2031.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1