LIGAS | WONOGIRI – Sekitar 850 pesilat mengikuti Pasanggiri PERSINAS ASAD Kecamatan Jatipurno yang digelar di Pondok Pesantren Baitul Izza, Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Minggu (1/11/2026). Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan dihadiri langsung Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno.
Pasanggiri ini menjadi bagian dari pembinaan pesilat untuk meningkatkan kemampuan dan penguasaan jurus. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat persaudaraan antarwarga PERSINAS ASAD.
Dalam kesempatan tersebut, Imron Rizkyarno menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Pasanggiri yang melibatkan ratusan pesilat. Menurutnya, pencak silat tidak hanya mengajarkan keterampilan bela diri, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.
"Saya mengapresiasi kegiatan Pasanggiri PERSINAS ASAD Kecamatan Jatipurno yang menjadi wadah pembinaan generasi muda melalui olahraga pencak silat. Kegiatan ini bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi, tetapi juga sebagai sarana membentuk karakter, kedisiplinan, sportivitas, serta mempererat tali persaudaraan," ungkapnya.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga turut mendukung pembinaan generasi muda dan kemajuan olahraga pencak silat di Kabupaten Wonogiri.
Sementara itu, Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Wonogiri, Dodik Setyawan, mengatakan Pasanggiri merupakan salah satu sarana untuk mengevaluasi hasil latihan sekaligus mendorong pesilat agar terus meningkatkan kemampuan.
Menurutnya, tingginya partisipasi peserta menjadi bukti semangat warga PERSINAS ASAD dalam mengikuti pembinaan dan melestarikan pencak silat.
"Kami berharap melalui Pasanggiri ini, para pesilat semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan dan kesungguhan dalam berlatih. Lebih dari itu, mereka harus mampu menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kerukunan, serta mengamalkan nilai-nilai luhur pencak silat dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Dodik juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Wakil Bupati Wonogiri terhadap kegiatan pembinaan pencak silat di wilayahnya.
Sepanjang kegiatan, para peserta mengikuti rangkaian Pasanggiri dengan antusias. Melalui kegiatan ini, PERSINAS ASAD berharap lahir pesilat-pesilat yang tidak hanya memiliki kemampuan teknik yang baik, tetapi juga berkarakter, disiplin, dan menjunjung tinggi persaudaraan.
Pasanggiri tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen PERSINAS ASAD dalam membina generasi muda serta menjaga kelestarian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. (Humas PERSINAS ASAD Jawa Tengah)