Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Milad Ke-8 Pesantren Motivasi Indonesia: Jangan Santuni Kami

LUGAS | Bekasi - Pesantren Motivasi Indonesia (PMI) merayakan Milad tahun ke-8, pada Minggu (16/2/2020). Hadir dalam acara tersebut segenap keluarga besar pesantren serta tamu undangan termasuk dari kalangan lintas agama.

Pesantren moderat ini mengajarkan tiga elemen atau karakter yang dibangun yaitu Tasamuh (toleransi), Tawazun (keseimbangan) dan i'tidal (tegak lurus).

Pada milad ke-8 ini pimpinan Pesantren Motivasi Indonesia K.H. Ahmad Nurul Huda atau akrab dipanggil Ayah NH (Ayah Enha) memiliki harapan yang dikatakannya tidak besar.

"Harapan saya tidak besar karena konsentrasi kami dari dulu adalah menuju pada anak yang diberdayakan, makanya motto kami jangan santuni kami tapi berdayakan kami, itu motto dimana kami tidak mau disantuni dengan uang, dengan sesuatu yang menjanjikan,  sesuatu yang  konsumsif, tapi berdayakan kami dengan program, berdayakan dengan seluruh potensi," terang Ayah Enha soal harapannya.

Sementara itu Romo Antonius Suhardi Antoro yang akrab dipanggil Romo Aan mengapresiasi pesantren motivasi indonesia dan berharap menjadi tempat untuk pembinaan generasi muda.

"Untuk pluralisme yang saat ini sedikit agak terganggu karena banyaknya pengaruh sehingga budaya atau tradisi banyak dihilangkan, misal saja cara peribadatan yang beda dianggap kurang baik dan menjadi lawan, padahal itu adalah cara beribadah," ujar Romo Aan.



Romo Aan juga mengingatkan guna antisipasi itu semua, harus kembali kepada pemahaman bahwa kita diciptakan saling berbeda, "itu harus diterapkan dan diajarkan dalam pembinaan pada anak-anak baik di gereja, di pesantren, sekolah-sekolah," ucap Romo Aan. 

Pesantren Motivasi Indonesia terdaftar di Kementrian Agama di bawah Yayasan Istana Yatim Nurul Mukhlisin.

Pesantren ini mengajarkan 3 kompetensi yaitu studi islam melalui kitab kuning, bahasa ingris, dan kewirausahaan/ enterpreneurship.

Update disini 

Reporter : Agus Wiebowo
Editor : Mahar Prastowo

Posting Komentar

0 Komentar