• Latest News

    GTPP Covid-19 Kota Bekasi Lebih Agresif dengan Tes Sample Swab di Zona Merah Kayuringin Jaya

    LUGAS | Kota Bekasi - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bekasi  melakukan langkah yang lebih agresif dalam penanganan transmisi lokal covid-19 di Kelurahan Kayuringin Jaya Kecamatan Bekasi Selatan, pada Jumat (16/5/2020). Selain patroli bersama tiga pilar dalam rangka monitoring harian dan evaluasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap III, juga menurunkan tim medis guna melakukan pengambilan sampel swab massal. 

    Test swab massal dengan pola cluster random sampling dilakukan untuk mempercepat identifikasi kasus covid-19.
    Ariska Agustina, Kepala Puskesmas Perumnas 2 menjelaskan terkait diadakannya random sampling swab tenggorokan, karena dengan metode ini hasilnya lebih akurat meskipun membutuhkan waktu lebih lama.

    Jika dalam metode tes cepat (rapid test) menggunakan sampel darah, hasil cepat diketahui dalam waktu 15-20 menit, di banding swab, namun swab lebih akurat. 

    "Swab tenggorokan itu sampel yang kita ambil adalah cairan atau lendir yang menempel pada mukosa atau dinding tenggorokan. Setelah diambil sampelnya berikutnya akan kita kirim ke Labkesda untuk diperiksa PCR (polymerase chain reaction, red) dan hasilnya baru akan di ketahui sekitar 1-2 hari setelah pengambilan sampel. Jadi masing-masing punya kelebihan dan kekurangan," terang Ariska Agustina.

    "Harapan kami setelah hasil PCR keluar, kami dapat mempergunakan data tersebut untuk menganalisa kondisi warga Kayuringin Jaya. Semoga hasilnya negatif semua dan pandemi Covid-19 ini segera usai," ujar Ariska berharap. 

    Dalam kegiatan swab random sampling ini, pihak Puskesmas mendapat dukungan dan kawalan penuh dari unsur tiga pilar yang langsung dipimpin oleh Lurah Ricky Suhendar beserta segenap perangkat lainnya seperti Sekretaris Kelurahan Agus H. Mamun, Kasi Pemtibum, Kasi Pemasbang, Binmaspol Ipda Sugiman, Babinsa Sertu Darjo dan Serka Sutrisno, Kasatpol PP beserta anggota, Dinas Pemadam Kebakaran, Dishub, Dinas Pendidikan dan jajaran RW/RT.


    Di kelurahan Kayuringin Jaya, setiap hari ada 5 titik point PSBB yang merupakan  jalan  akses utama kelurahan Kayuringin Jaya yaitu Jalan Nangka Raya, depan SMP N 4,  Jalan Komodo Raya perbatasan Jakasampurna, pintu utama gerbang BSK, Jalan Gurame Raya depan SMP 2 PGRI dan Jalan Burangrang samping Damri.

    Kegiatan Tiga (3) Pilar Kelurahan Kayuringin Jaya dipimpin oleh Lurah Ricky Suhendar, dihadiri 
    Lurah Kayuringin jaya mengapresiasi penuh kegiatan gabungan ini yang banyak mendapat dukungan berbagai pihak dalam rangka pelaksanaan  PSBB oleh 3 Pilar Kelurahan Kayuringin Jaya  dengan diawali Patroli dari kelurahan dan menuju lokasi di Jalan Nangka Raya. 

    Sebagaimana terlihat, masih banyak warga tidak mematuhi himbauan untuk selalu menggunakan masker dan jaga jarak. Mereka masih bergerombol di tempat jajan buka puasa dan berbagai tempat lainnya.

    Satpol PP dan aparatur kelurahan menegur warga tidak menggunakan masker, setelah diberikan masker kemudian diajak menjalani random sampling swab tenggorokan untuk pemeriksaan PCR oleh petugas medis puskesmas perumnas 2. Adapun  yang masih usia sekolah disuruh berdiri tegak dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

    Sekretaris Kelurahan Kayuringin Jaya, Agus H. Mamun, mengungkpakan bahwa pihaknya tak henti-hentinya memberikan edukasi dan pemahaman tentang arti menjaga kesehatan secara pribadi di rumah kepada masyarakat, karena betapa bahayanya virus corona ini.

    Reporter: Agus Wiebowo


    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: GTPP Covid-19 Kota Bekasi Lebih Agresif dengan Tes Sample Swab di Zona Merah Kayuringin Jaya Rating: 5 Reviewed By: Redaksi
    Scroll to Top