Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Lapas Bekasi Tes Swab Seluruh Pegawai dan Warga Binaan



LUGAS | Kota Bekasi
- Guna mencegah dan memutus mata rantai virus Corona (Covid-19) serta memastikan lingkungan Lembaga Pemasyarakatan kelas II Bekasi (Lapas Bekasi) benar-benar steril, Lapas Bekasi melaksanakan  kegiatan Swab Test bagi pegawai dan warga binaan, yang juga dilaksanakan secara serentak pada 18 UPT lainnya  di Jabodetabek.

Kegiatan swab test ini dibuka oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Yasonna  H. Laoly secara virtual melalui aplikasi zoom yang terhubung ke 19 UPT se-Jabodetabek.

PLT Kepala Lapas Bekasi Heri Sulistyo mendukung penuh program dari kementerian ini dan memerintahkan seluruh petugas dan warga binaannya untuk mengikuti swab test.

"Ini merupakan langkah prefentif kami dari berbagai upaya yang telah kami lakukan untuk menanggulangi  penyebaran virus corona terutama di Lapas Bekasi," ujar Heri.

Dalam pelaksanaannya Kementerian Hukum dan HAM RI bekerja sama dengan  4 vendor medis yaitu PT. Sembilan Indonesia, PT. Profil, PT. CMA dan PT. Naraya yang telah terbagi ke dalam 19 UPT Lapas/Rutin se-Jabodetabek.

Total  sejumlah 31.217 orang yang dites swab terdiri dari 3.084 pegawai dan 28.133 warga binaan pemasyarakatan.

Pelaksanaan  kegiatan massal di lingungan lapas ini dimulai dari tanggal 26 November sampai dengan 03 Desember 2020.

Di Lapas Bekasi pelaksanaan swab test pada hari pertama tanggal 26 November 2020 dilakukan terhadap 158 orang pegawai kemudian dilanjutkan kepada 1.326 warga binaan pemasyarakatan pada tanggal 28 sampai dengan 02 Desember 2020.

Ditemui di ruang kerjanya, Lapas  kelas II A Bulak Kapal, Bekasi Timur pada Sabtu (28/11/2020)  Kiki Oditya Hernawarman selaku Kasie Pembinaan Anak Didik (Binadik) menyampaikan beberapa hal terkait pelaksanaan Swab.



"Swab ini adalah perintah langsung kementerian hukum dan HAM, seluruh Jabodetabek 19 UPT wajib swab seluruh petugas lapas rutin, dan seluruh warga binaan yang ada di dalam," terang Kiki.

Lanjutnya, "hari kamis kemarin telah kita laksanakan 1 hari full seluruh petugas lapas kelas II A Bekasi,  dan mitra koperasi, taruna poltek dan honorer serta juru parkir, semua 170 orang. Hari ini bertahap rencana 4 hari."

Kiki mengungkapkan target warga binaan yang diswab kesemuanya berjumlah sebanyak 1.326 yang dilakukan bertahap selama 4 hari.
 
"Khusus hari ini Blok A saja dengan penghuni berjumlah 298 orang. Harapan kami dengan swab ini kita bisa memutus mata rantai Covid-19 agar tidak terjadi klaster-klaster baru, kedua mendukung program pemerintah, ketiga Supaya petugas dan warga binaan sehat," ujar Kiki.

Lebih lanjut kiki menambahkan bahwa swab serentak oleh Kemenkum HAM baru pertama, adapun kerjasama dengan dinas kesehatan Kota Bekasi dan Kejaksaan Kota Bekasi sudah rutin. "Jadi setiap terpidana yang akan dikirim kesini pasti diswab," ujar Kiki.

Kiki Oditya juga mengungkpakan bahwa para  petugas Lapas juga rutin melakukan swab, "kami rutin swab ke Dinas Kota Bekasi yang berada di GOR Patriot," pungkas Kiki.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo

 

Posting Komentar

0 Komentar