Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

KOWARGI, Geliat Warung Kecil Naik Kelas

Didukung Duha Syariah dan Diapresiasi Kemenkop

Amir BS (nomor 1 dari kiri) bersama para Pengurus Koperasi Warung Negeri (KOWARGI)  

LUGAS | Bandung - Wilujeng Sumping”, Selamat Datang di Komunitas Koperasi Warung Negeri (Kowargi). Kowargi Sejahtera Indonesia. Merupakan koperasi yang dibentuk oleh kumpulan pedagang kecil dan pengusaha menengah dengan tujuan menyatukan visi ”Bersama Membangun Negeri “. 

Diinisiasi oleh 2 Kades di Kecamatan Dayeuhkolot yaitu Kades Desa Dayeuhkolot dan Desa Sukapura yang menginginkan produk lokal untuk masyarakat lokal sehingga swasembada desa terpenuhi guna “Bersama Memerangi Covid-19”. Kowargi terlahir melalui kerjasama synergi Desa Dayehkolot dan Sukapura bersama BUMDES masing-masing dan pengusaha lokal PT. Satoe Juara Nusantara sebagaimana dilansir dari Kowargipress.

Mengantongi
SK Kemenkum HAM dan nomor: AHU. 0005538.AH.01.26 Tahun 2020, Kowargi Sejahtera Indonesia merupakan Koperasi Konsumen Nasional.

Berikut di bawah ini susunan pengurus koperasi konsumen ini. 

Susunan Pengurus dan Dewan Pengawas:

Ketua: Ir. H.M.Amir Bambang S. M.Sc.
Sekretaris : Dian Herliana
Bendahara: Moch Syaiful Habib

Penasehat :
Brigjen Pol (Purn) Drs Edi Mulyadi Muhtar, S.H
H.Rd. Rohmat Saedudin, Phd
Edi Sutiarso,S.H.,M.H

Pengawas Syariah

H.Sarwono
Najmudin

Ketua Program
Pengembangan Masyarakat : Y. Setiana, A.Md
Pengembangan Produk&Industri Kecil Menengah : Joko Kustanto

KOWARGI berkantor Pusat di Jl. Dirgantara Raya 65 Bandung.

Kantor Cabang Bandung beralamat di Jl. Mohamad Rahmat Djadjadinata No.62 Dayeuhkolot Kec. Dayeuhkolot Kab Bandung, dan Cabang Yogjakarta beralamat di Mangkuyudan MJ3/212 Yogjakarta 55143 dengan Hot Line (WA) 081315565211.


Permodalan Didukung DUHA Syariah, Diapresiasi Kemenkop

Beberapa waktu yang lalu Ketua Kowargi, M. Amir BS mengatakan, dalam kerja sama tersebut, pihak Duha Syariah menyiapkan dana untuk pembelian atau pengadaan sejumlah kebutuhan bahan pokok di warung-warung desa tersebut. Sementara pihak Kowargi sebagai pihak yang melakukan pembinaan dan pendampingan warung-warung yang menjadi anggotanya.

“PT SJN sebagai pihak yang menyediakan atau mensuplay kebutuhan pokok sekaligus mendistribusikan ke warung-warung tersebut untuk dijual kepada masyarakat,” ungkap Amir saat acara Kerja Sama Strategis antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan KDS Juara Konsorsium (Kowargi, PT Duha Madani Syariah dan PT Satoe Juara Nusantara)  bertajuk “Mendorong 20.000 Warung Kecil Dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Dayehkolot, Bandung, Jawa Barat, Senin (16/11).

Lebih lanjut Amir menjelaskan, pada tahap awal warung-warung yang menjadi anggota Kowargi berada di Jawa Barat. Amir menambahkan, saat ini di Kabupaten Bandung Barat, 1 kecamatan sudah sebanyak 820 warung menjadi anggota Kowargi, dan ditargetkan hingga kuartal 1 tahun 2021 sudah mencapai 1000 warung, atau per desa 100 warung.

Dia berharap dengan pembiayaan dari Duha Syariah ini warung-warung kecil di desa yang selama ini yang diibaratkan ‘hidup enggan mati tak mau’ ini bisa bangkit dan berkembang, sehingga bisa membangkitkan perekonomian di desa.

Sementara itu Direktur Duha Madani Syariah, Chairul Alam mengatakan, khusus di Kabupaten Bandung Barat ini, Duha Syariah menargetkan sebanyak 20 ribu warung desa bisa dibantu atau dibiayai. “Kami hingga kuartal pertama 2021, pihak Doha Syariah, telah menyiapkan dana sebesar Rp20 miliar rupiah untuk 20 ribu warung tersebut atau 1 warung Rp 1 juta,” ujarnya.

Dalam pembiayaan tersebut, kata Chairul, pihak warung tidak dikenakan biaya apapun termasuk bunga. Keuntungan atau selisih harga penjualan menjadi hak pihak warung. Sementara yang didapat Duha Syariah, Kowargi, dan PT SJN adalah margin dari pabrik ke warung yang besarnya sekitar 16 persen.

Koperasi Konsumen Kowargi Sejahtera Indonesia (Kowargi) bersinergi dengan lembaga pembiayaan Duha Madani Syariah dan PT Satoe Juara Nusantara (SJN)
Koperasi Konsumen Kowargi Sejahtera Indonesia (Kowargi) bersinergi dengan lembaga pembiayaan Duha Madani Syariah dan PT Satoe Juara Nusantara (SJN)

Dalam kesempatan sama, Direktur PT SJN, Jaenal mengatakan, pihak PT SJN mendapatkan kebutuhan pokok langsung dari produsen, sehingga harganya lebih murah. “Kebutuhan pokok yang kami suplai ke warung-warung harganya lebih murah 10 hingga 15 persen dibanding harga di ritel modern,” katanya.

Menurut Jaenal saat ini Kowargi baru bisa mensuplai kebutuhan pokok ke warung-warung desa di antaranya berupa beras, minyak, garam, cireng tuna, gula dan lainnya. 

Harapannya, dengan lebih dari 100 warung kecil per desa yang bergabung di Koperasi Kowargi Sejahtera Indonesia, Kowargi memiliki cita-cita “Bersama Membangun Negeri”. Bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Merubah warung Kecil menjadi Warung Kecil Modern yang berkelas dan NAIK KELAS.

Sementara itu, Asisten Deputi Perikanan dan Peternakan Kemenko 
dan UKM, Budi Mustopo mengapresiasi upaya yang dilakukan Kowargi, Duha Syariah dan PT SJN. Melalui kerja sama strategis ini diharapkan mampu membangkitkan kembali warung-warung kecil di desan.

Selain itu, lanjutnya, dengan model seperti itu akan terjadi kemandirian ekonomi desa dan dapat membuka peluang produk-produk lokal, karena bahan kebutuhan pokok yang disuplai ke warung-warung berasal daerah itu sendiri. 

“Kami juga berharap, model yang dikembangkan Kowargi, Duha Syariah, dan PRT SJN ini bisa dikembangkan ke daerah-daerah lain,” pungkasnya. 

Penulis : Tri Joko
Editor   : Mahar Prastowo

 

Posting Komentar

0 Komentar