Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Lurah Kebon Pala Resmikan Jembatan Nurul Hikmah

Kasatpel Bina Marga: Jangan Buat Nongkrong




LUGAS | Makasar, Jakarta Timur - Lurah Kebon Pala Faisal Rizal, M.Kes meresmikan Jembatan  Nurul Hikmah di Jalan Siluman RT 08/RW 03 Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Senin (22/02/2021). 

"Dengan mengucap Bismillaah jembatan Nurul Hikmah ini resmi saya buka!" ucap Lurah Faisal disambut tepuk tangan dan ucapan alhamdulillah dari segenap tamu dan warga yang hadir.

Jembatan yang melintang di atas aliran Kali Cipa itu diperlebar supaya dapat dilintasi kendaraan roda dua dengan nyaman pada dua arah. Sebelumnya hanya bisa dilintasi satu kendaraan roda dua secara bergantian dan tidak dapat berpapasan.

Nama jembatan Nurul Hikmah diusulkan Rasiman selaku Ketua RT 08, diambil dari nama Musholla yang tak jauh dari jembatan tersebut. Merupakan sarana penghubung antar dua wilayah yakni RW 03  (Jl. Siluman) dengan RW 02 (Jl. Hasbi).

Lurah Kebon Pala Faisal Rizal, M.Kes., berharap jembatan tersebut dapat semakin memperkuat silaturahmi antara warga RT 08/03 dengan warga RT 05/02 di seberangnya.

"Dengan jembatan ini RW 03 dan 02 bisa lebih menyatu lagi. Bisa mempermudah akses dalam kegiatan-kegiatan . Meskipun jembatannya kecil tapi dapat memberikan kemudahan-kemudahan," ujar Lurah Faisal.

Tak lupa Lurah Faisal mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kepada pengurus RW dan RT atas partisipasi aktifnya sehingga bisa terlaksana pekerjaan pembuatan jembatan penyeberangan orang (JPO) Nurul Hikmah.

"Kalau di RW 03 sudahlah, aman," ucap Lurah Faisal yang menilai warga RW 03 kompak dan setiap kegiatan berjalan dengan baik berkat kekompakan pengurus RW/RT dan warga.

Apresiasi juga dilontarkan Lurah Faisal kepada kader PKK RT 08 yang turut aktif mempersiapkan acara hingga jamuannya.

"Intinya kita saling mengerti. Lurah tidak bisa sendiri tanpa ibu-ibu kader semua," ucap Faisal.

Lurah juga mengingatkan seluruh aparat pemerintahan dan warga agar waspada dengan adanya prakiraan BMKG yang mengabarkan pada 23-24 Februari dimungkinkan akan terjadi curah hujan tinggi dan banjir besar lagi.

Lurah juga berterimakasih kepada para RW yang setiap seminggu sekali pada hari Jumat selalu diundang tatap muka di kelurahan untuk diberikan tugas-tugas. "Dengan tatap muka, masalah bisa dibicarakan dan dicari pemecahannya," kata Faisal.

"Prestasi-prestasi di kelurahan Kebon Pala ini mulai bangkit lagi. Pak RW sering kita undang ketemu bersama, kita kasih tugas. Semua keberhasilan dilihat dari kekompakan. Bahwa ada yang senang ada yang tidak senang, begitulah dinamika jadi pemimpin. Namun apapun pekerjaan jangan menjadi beban. Enjoy saja," ujar Faisal memotivasi.

Ia juga berpesan kepada RW/RT dan semua perangkat pemerintahan yang melekat pada simbol monas, agar tidak membuat kebijakan saat kondisi marah atau emosional sehingga salah dalam membuat kebijakan yang membuat warga tidak suka.



Dibangun Swadaya

Sementara itu Kasatpel Bina Marga Kecamatan Makasar M. Niyozi, P mengungkapkan, terealisasinya jembatan Nurul Hikmah berkat komunikasi yang baik Ketua RW 03, Agus Hermawan, yang menjelaskan kepadanya soal kondisi jembatan.

Kemudian dirinya yang baru ditugaskan jadi Kasatpel di Kecamatan Makasar diawal masa pandemi Covid-19 pada Maret 2020, membuka arsip mengenai usulan dalam musrenbang, mana yang lebih penting dan dapat diprioritaskan untuk dibangun.


Kasatpel Bina Marga Kecamatan Makasar


"Dengan adanya Covid-19 ini semua anggaran susah, dipangkas, hanya program unggulan yang bisa dilaksanakan," ujar Niyozi seraya mengungkapkan bahwa jembatan tersebut dibangun swadaya tanpa menggunakan kontraktor.

Tak lupa Kasatpel Bina Marga juga mengingatkan agar jembatan dipakai sebagaimana mestinya untuk lalu lintas orang dan kendaraan. Bukan untuk duduk-duduk atau nongkrong diatasnya, karena konstruksi jembatan akan menahan beban berupa bobot mati yang dapat mempengaruhi usia jembatan.

Agus Hermawan selaku Ketua RW 03 mengungkapkan, selain jembatan Nurul Hikmah, juga ada jembatan penghubung dengan RW 05 yang berada di RT 07. Kondisi jembatan tersebut belum ada guard rail (pagar pelindung) sehingga telah menyebabkan kecelakaan pejalan kaki maupun orang berkendaraan sepeda motor.

"Semoga dapat segera direalisasikan," harap Agus.

Senada yang disampaikan Niyozi, Agus Hermawan mengatakan pembangunan jembatan Nurul Hikmah dapat direalisasikan dengan secara swadaya, bahan-bahan disediakan oleh Bina Marga dan ada 5 (lima) pekerja yang melaksanakan pekerjaan selama 14 hari.

Dengan swadaya, pekerjaan dapat dilaksanakan lebih cepat karena tidak melalui berbagai proses administrasi yang panjang. Sebab nilai pekerjaannya juga tidak besar yang mengharuskan lelang.

Ketua RT 08/03 Rasiman  mewakili dari seluruh warga RT 08/RW03 juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini Bina Marga Jakarta Timur, Camat Makasar, Lurah Lurah Kebon Pala, Satpel Bina Marga Kecamatan Makasar, yang telah membuatkan akses jalan dengan pelebaran  jembatan penyeberangan orang tersebut.

Hadir dalam peresmian jembatan Nurul Hikmah Lurah Kebon Pala Faisal M.Kes., Kasatpel Bina Marga Kecamatan Makasar, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Pala,  Kasatpol PP Kelurahan Kebon Pala beserta anggota, FKDM Kecamatan Makasar, FKDM Kelurahan Kebon Pala, Ketua RW 03 beserta Ketua RT 03, RT 06 dan RT 08, Kader PKK RT 008/03 Kelurahan Kebon Pala.


Dipublikasikan pada 22/02/21 12.23 oleh Mahar Prastowo
Kontak Redaksi Klik DI SINI

Posting Komentar

0 Komentar