Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Perkenalkan Nama Saya PKS, "Pak Karyatin Subiantoro"

Reses Perdana TA 2021, Aleg PKS Serap Aspirasi Warga Makasar



LUGAS | Makasar, Jakarta Timur - "Perkenalkan nama saya PKS, Pak Karyatin Subiantoro," ujar Drs. H. Karyatin Subiantoro yang disambut gelak tawa sejumlah tokoh masyarakat dan warga kecamatan Makasar, Jakarta Timur, yang menghadiri acara menyerap apirasi dalam rangka reses perdana Tahun Anggaran 2021, Ahad (07/03/2021) di RM Sederhana Padang Jl. Pondok Gede Raya, Pinang Ranti Jakarta Timur.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta yang membidangi pemerintahan ini menjadikan masa reses perdana TA 2021 guna menyerap aspirasi warga secara langsung, meski sepekan sebelumnya telah dilaksanakan Musrenbang di Kecamatan Makasar.

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta DPP PKS ini dalam sambutannya mengungkapkan bahwa salah satu tujuan dari reses  adalah untuk menyerap aspirasi dan memberikan kesempatan bagi warga masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada anggota dewan.

Dijelaskan suami Ny. Ferniati dan ayah 5 anak ini, bahwa hasil reses akan menjadi masukan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) DKI Jakarta, yang akan melengkapi  aspirasi masyarakat yang juga telah disampaikan melalui rembug RW dan Musrenbang.




“Pertemuan reses ini menjadi saluran alternatif penyampaian aspirasi warga selain melalui rembug RW dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang),” jelas Karyatin Subiantoro, pria kelahiran Tegal 28 Mei 1967 ini.

Diantara aspirasi warga yang mengemuka disampaikan oleh beberapa warga ialah tentang pelayanan PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), proses pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan.

Sebagaimana dikeluhkan salah satu warga yang hadir, Hasan Nudin, yang bidang lahan miliknya tak kunjung mendapat legalitas sedangkan warga pendatang dengan mudahnya mendapatkan sertifikat dalam jual beli lahan.

Disamping soal PTSL, Hasan yang merupakan tokoh masyarakat Betawi kelurahan Kebon Pala ini juga mengeluhkan perihal gardu PLN untuk daerah terdampak banjir rutin yang masih menyatu bersama gardu listrik untuk wilayah tak terdampak. Akibatnya kalau ada banjir semua listrik mati sehingga warga yang tak terdampak juga kesulitan memberikan bantuan.

Hal lain yang mengemukan adalah soal pengadaan perahu karet ataupun sampan/Canoe yang bisa standby di RW tempat terdampak banjir sehingga bisa digunakan serta merta saat terjadi banjir, yang selama ini hanya ada perahu karet standard rescue dan terpusat di kecamatan. Dan tak kalah pentingnya soal pengadaan kursi roda dan tandu untuk layanan bagi orang tua / jompo.

Karyatin Subiantoro dalam kesempatan rembug menyerap aspirasi warga ini mengatakan momentumnya menjadi luar biasa karena kehadiran Sekcam yang menjawab beberapa persoalan yang dikeluhkesahkan maupun diusulkan warga.

Terhadap semua hal yang menjadi keluhan dan usulan warga, ia sebagai anggota dewan akan membawanya sebagai bahan RKPD. Adapun usulan yang telah disampaikan melalui Musrenbang tahun lalu, dijelaskan Karyatin warga tinggal menagih saja ke satuan pelaksana atau dinas terkait.


Pesan Berpolitik Secara Damai

Dan mengenai situasi politik yang memanas dengan terbelahnya PKS dengan lahir partai baru, serta dugaan upaya memecah Partai Demokrat menyusul Partai Berkarya, Karyatin mengajak untuk tidak ikut memanaskan suasana. Kalau ada aspirasi salurkan saja melalui wakil rakyat seperti dirinya, jadi tak perlu memperdebatkan masalah politik yang akan memecah belah rakyat ditengah masa pandemi Covid-19 yang seharusnya saling bekerjasama, bergotong royong dan saling peduli satu sama lain. 

Karyatin Subiantoro (kiri) dan Ade Zarkasih Ketua FKDM Kecamatan Makasar

PKS sebagai sebuah partai besar yang telah mengakar kuat berupaya memberikan pendidikan politik yang baik dalam  kehidupan berdemokrasi. Ia contohkan pergantian kader pengurus yang dilakukan secara serempak hampir di setiap wilayah, namun tidak menimbulkan kegaduhan.

Suksesi yang terjadi hampir di semua level dilakukan dengan tenang, karena semua sami'na wa atha'na dan menjadikannya sebagai amanah, pembebanan, yang harus dipertanggungjawabkan tak hanya di dunia tapi juga di hadapan Allah SWT.

Ia menegaskan PKS berkomitmen untuk memberikan pembelajaran  cara berdemokrasi tanpa melukai kanan kiri, regenerasi dan prestasi adalah sebuah keniscayaan dan hal yang normal.

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta DPP PKS ini juga mengajak masyarakat terutama kader-kader PKS untuk tetap istiqomah agar  menjadi partai yang selalu mengedepankan kebersamaan demi terwujudnya visi misi menjadi partai islam rahmatan lil 'alamin, yang terdepan di dalam melayani masyarakat. [mp]

Posting Komentar

0 Komentar