Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

ProKlim Perumahan Pondok Surya Mandala Manfaatkan Lokasi Vaksinasi Massal untuk Gelar Bazaar UMKM


LUGAS | Kota Bekasi - Program Kampung Iklim (ProKlim) RW 13 Perumahan Pondok Surya Mandala kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi, memanfaatkan lokasi vaksinasi massal pada Rabu (22/09/2021) untuk menggelar bazaar UMKM.

Sudirman Zahari, koordinator UMKM Proklim RW 13 Perum Pondok Surya Mandala  kepada LUGAS menyampaikan perihal digelarnya Bazar UMKM bersamaan dengan kegiatan vaksinasi massal.

"Kami berani mengadakan bazaar UMKM dimasa pandemi  dan bersamaan dengan pelaksanaan vaksinasi massal, sudah koordinasi dengan pak RW, dengan ketua panitia pelaksana vaksin yaitu bapak Deddy Rudianto,  dan informasi dari beliau bahwa Polsek Bekasi Selatan mengijinkan dengan arahan tetap mematuhi standar protokol kesehatan Covid-19. Dan alhamdulillah semua kita patuhi standar protokol kesehatan seperti ini," ujar Sudirman Zahari.

Lebih lanjut Sudirman mengungkapkan, bazaar UMKM diadakan untuk menghidupkan  UMKM yang ada di perumahan Pondok Surya Mandala.



"Jadi kita rangkum karya mereka untuk berperan dalam mencari kebahagian, bahwa temen-temen pelaku usaha ini bisa eksis dibidangnya dan saling mengenal serta bisa menjual. Hari ini ada 20 pelaku UMKM yang ikut Bazaar ini dengan satu orang bisa menjual lebih dari satu produk. Jadi situasi pandemi ini mereka tetap bisa menghasilkan," ungkap Sudirman Zahari.

Kusyono selaku panitia  acara Bazaar UMKM menyampaikan UMKM di Perumahan Surya Mandala baru terdaftar 20 pelaku usaha.

"Jadi berawal dari home industri dan kami bentuk grup, jadi harapan kami akan terbentuk komunitas. Dengan komunitas itu akan menjadi pasar komunitas dan kami kembangkan ke pemasaran secara online, disitu kita berperan bisa membantu menghidupkan para pelaku usaha untuk menjual produknya, dan hari ini diadakan Bazaar juga salah satu upaya memberdayakan potensi usaha yang mereka miliki  sehingga bisa menghasilkan," ujar Kusyono.

Kegembiraan dirasakan oleh Anda Suganda, salah satu peerta bazaar yang berjualan Soto Mie Bogor. Ia masa sangat gembira karena dagangannya ludes terjual.

"Alhamdulillah soto mie sebelum jam 12  sudah habis, sekitar 70-an porsi habis terjual hari ini. Biasanya saya jualan di rumah dan setiap hari minggu di Jakarta timur di Jalan Kanal Banjir Timur biasanya seharian habis 30 porsi, dan alhamdulillah hari ini habis ludes sekitar 70an porsi," ujar Anda Suhanda mengungkapkan kegembiraannya.

"Saya ucapkan terimakasih pada pengurus UMKM, pada Pak RW dan pada pak Deddy ketua panitia pelaksana vaksin, karena memang acara Bazar ini bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan vaksin massal," ucapnya.

Perihal ProKlim atau Program Kampung Iklim,  Suherwan selaku ketua ProKlim RW 13 Perumahan Pondok Surya Mandala (PSM) menjelaskan mengenai ProKlim yang merupakan program tingkat nasional dikelola oleh kementerian lingkungan hidup dan kehutanan.

"ProKlim ini diadakan dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi. Selain itu memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah," papar  Suherwan.

Dikatakan Suherwan, ProKlim dibentuk itu paling besar lingkup wilayah RW (Rukun Warga).

"Dan dibentuk ProKlim untuk bisa melakukan bagaimana adaptasi dan mitigasi sekaligus untuk kebangkitan ekonomi," ujarnya.

"Dengan adanya ProKlim yang dicanangkan pemerintah ini kami ambil peluang. Kami jadikan sebagai kebangkitan ekonomi warga, seperti mitigasi perubahan iklim, tentang sampah, tentang urban farming, penghijauan. Bagaimana itu kita wujudkan sebagai pertambahan ekonomi baru, sebagai contoh sampah yang terbuang baik organik maupun anorganik, organiknya bisa kita bikin maggot, maggotnya bisa kita  jual," terang Suherwan.

Begitu juga dengan urban farming seperti tanaman hias, tanaman sayur yang dengan tempat terbatas tapi bisa menghasilkan uang.

"Jadi manfaatnya meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi variabilitas iklim dan dampak perubahan iklim," tambah Suherwan.

Diterangkan Suherwan, ada 10 bidang ProKlim yang dikelola di wilayahnya dalam rangka pemberdayaan potensi yang dimiliki.

"Ada 10 bidang ProKlim di sini, yaitu penanggulangan bencana dan penerapan teknologi tepat guna, pengolahan sampah organik, pengolahan sampah anorganik, urban farming dan penghijauan, UMKM, ITE, edukasi dan sosialisasi, kemitraan dan dukungan eksternal, kesehatan lingkungan, serta dokumentasi dan publikasi," ungkap Suherwan.

"Jadi kita berdayakan potensi yang ada disini, termasuk hari ini kita lakukan bazaar produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM," pungkasnya.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo

Posting Komentar

0 Komentar