![]() |
| Lurah Agrowisata, Zulken, SP. (tengah) |
LUGAS | PEKANBARU – Lurah Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, Zulken, SP., memberikan apresiasi kepada para Ketua RT dan RW yang aktif menginisiasi dan mendukung kegiatan keagamaan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, kepedulian RT/RW terhadap aktivitas religius masyarakat memiliki peran strategis dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul digelarnya Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di wilayah RT 02 RW 03 Kelurahan Agrowisata, yang diprakarsai oleh Ketua RT setempat bersama warga. Kegiatan tersebut dinilai tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berdampak positif terhadap keharmonisan sosial di lingkungan.
“Kegiatan keagamaan yang digagas oleh RT dan RW merupakan langkah nyata dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati. Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap terciptanya Kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Zulken, SP.
Menurutnya, kegiatan seperti peringatan hari besar Islam, pengajian, dan majelis taklim mampu menjadi ruang silaturahmi yang efektif, mempererat hubungan antarwarga, serta mencegah potensi konflik sosial di tingkat lingkungan.
Zulken menegaskan bahwa peran RT dan RW sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat paling bawah sangat menentukan kualitas kehidupan bermasyarakat. Ketika RT/RW aktif membina kegiatan positif, termasuk kegiatan keagamaan, maka stabilitas sosial dan keamanan lingkungan akan terjaga dengan baik.
Ia juga mendorong agar inisiatif serupa terus digalakkan di seluruh wilayah Kelurahan Agrowisata. Pemerintah Kelurahan, kata dia, siap mendukung setiap kegiatan masyarakat yang berorientasi pada penguatan nilai keagamaan, persatuan, dan ketertiban umum.
“Kami di Kelurahan tentu sangat mendukung. Semakin kuat nilai keimanan dan kebersamaan warga, maka semakin kecil potensi gangguan Kamtibmas di lingkungan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Zulken berharap sinergi antara pemerintah kelurahan, RT/RW, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus terjaga. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam membangun lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
Melalui apresiasi ini, Lurah Agrowisata menegaskan bahwa kegiatan keagamaan bukan hanya urusan spiritual semata, melainkan juga bagian penting dari strategi sosial dalam menciptakan ketenteraman dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan.

Tidak ada komentar