Stok BBM Aman, Polisi dan Pemerintah Imbau Warga Tidak Panik


LUGAS | PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau bersama Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Riau dalam kondisi aman dan mencukupi. Distribusi juga dipantau secara intensif untuk menjamin pasokan tetap lancar hingga ke tingkat SPBU.

Kepastian tersebut diperkuat dengan hasil pemantauan langsung oleh Polsek Rumbai Barat di sejumlah titik, termasuk SPBU Muara Fajar pada Senin (4/5/2026). Dari hasil pengecekan, stok BBM terpantau aman dan antrean masyarakat dalam kondisi terkendali.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan distribusi energi sekaligus memastikan situasi tetap kondusif di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap BBM. Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi terpantau aman dan terkendali tanpa adanya antrean panjang yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Pemilik SPBU Muara Fajar, Erwin, memastikan bahwa ketersediaan BBM di lokasi tersebut masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.

“Saat ini stok aman. Namun memang ada beberapa SPBU yang mengalami kekosongan menjelang akhir bulan karena keterbatasan kuota BBM subsidi yang ditetapkan setiap bulannya,” jelas Erwin.

Ia menambahkan, sistem kuota distribusi BBM subsidi yang diberlakukan secara nasional menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ketersediaan stok di sejumlah titik, khususnya ketika permintaan meningkat.

Sementara itu, kehadiran aparat kepolisian di lokasi mendapat respons positif dari masyarakat. Selain memberikan rasa aman, langkah ini juga dinilai mampu mencegah potensi gangguan, seperti penumpukan antrean atau praktik penyaluran yang tidak sesuai ketentuan.

Pemantauan ini sekaligus menunjukkan sinergi antara aparat keamanan dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas distribusi energi di daerah. Dengan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan ketersediaan BBM tetap terjaga dan dapat diakses secara merata oleh masyarakat.

Di sisi lain, Kapolsek Rumbai Barat, AKP Rejoice Manalu, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Imbauan tersebut disampaikan melalui penyebaran poster resmi di grup komunikasi warga.

“Masyarakat diminta tidak panik, tidak melakukan pembelian berlebihan, dan tidak mudah percaya hoaks yang dapat memicu keresahan,” demikian yang tertulis dalam poster.

Imbauan tersebut juga menyebutkan bahwa, Pemerintah menegaskan bahwa harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap stabil tanpa kenaikan. Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan serta turut mengawasi distribusi dengan melaporkan potensi penyalahgunaan.

Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, stabilitas pasokan energi di Riau diharapkan tetap terjaga serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1