NU Bangun RS, Ma'ruf Amin: NU Mandiri, Negara Kuat

LUGAS | Sragen - Melengkapi rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) NU Care-LAZISNU 2018, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit NU di Sumberlawang, Selasa (30/1/2018) sore. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin, disaksikan peserta Rakornas dan masyarakat sekitar.

Kyai Ma’ruf berharap pembangunan rumah sakit tersebut cepat selesai agar bisa segera memberikan manfaat.

“Fikrah amaliyah NU adalah berkhidmat memberikan pelayanan kepada umat (khidmatun ummah). Pelayanan kepada publik memudahkan untuk orang-orang yang memerlukan,” kata Kyai Ma’ruf.

Pembangunan rumah sakit tersebut menggunakan dana yang dihimpun melalui Kotak Infak (Koin) NU. Karenanya Kiai Ma’ruf mengungkapkan rasa bangganya atas semangat warga NU di Sragen melakukan iuran demi terbangunnya rumah sakit NU.

“Alhamdulillah, saya merasa bangga, dan bangga luar biasa. Di Sragen ini dibangun rumah sakit menggunakan Koin NU,” lanjut Kyai Ma’ruf.

Ia menyebut apa yang dilakukan warga Sragen sebagai contoh yang tiada duanya. “PCNU Sragen menjadi PCNU terbaik di Indonesia,” tegasnya.

Karena itu apa yang dilakukan di Sragen pantas menjadi teladan yang dapat ditularkan.

Dikatakan warga NU hendaknya tidak hanya menunggu bantuan dari pihak lain, namun lebih utama harus mampu berdiri di atas kaki sendiri. 

Kyai Ma’ruf mengawali program Koin NU pada tahun 2015 saat dirinya diamanahi sebagai Mustasyar MWCNU Karangmalang, Sragen, Jawa Tengah. Ia mengenalkan semangat berinfak kepada warga di ranting-ranting NU di Kecamatan Karangmalang.

Dari ajakan Kyai Ma'ruf, kala itu pada tahap pertama berhasil mengumpulkan infak sebesar 7 juta rupiah dari 600 kotak; berlanjut 20 juta rupiah dengan 1000 kotak pada tahap kedua. Permintaan kotak bertambah pada tahap ketiga dan mencapai perolehan 30 juta rupiah.

Kyai Ma'ruf juga memuji gerakan PCNU Sragen yang dapat menyinergikan berbagai lembaga dan badan otonom NU dengan NU Care-LAZISNU, sehingga dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat luas.

"NU Sragen membangun sendiri rumah sakit, kantor NU, sekolah Maarif," katanya.

“NU mandiri, negara kuat, Islam akan kuat,” tandasnya, sebagaimana dilansir dari NU Online, Rabu (31/1/2018). 
(PJD/KS)

Tidak ada komentar