Kapolda Riau: Tidak Ada Tempat Sembunyi Bagi Pelaku Narkoba di Riau !



LUGAS | Pekanbaru - "Polda Riau melakukan pemberantasan narkoba ini dengan strategi yang jitu dan smart. Sinergitas dengan berbagai instansi, seperti TNI-AL dari Lanal Dumai, BNNP Kota Pekanbaru dan Bea Cukai menjadi hal penting dalam pemberantasan Narkoba. Jika satu lubang ditutup maka para pengedar narkoba akan buat lubang lain. Jika satu kader tertangkap maka dia akan merekrut kader baru untuk pengedar narkoba selanjutnya," jelas Irjen Agung.

Hal itu dijelaskan Kapolda Riau Irjen Agung kepada awak media yang didampingi Danlanal Dumai Kolonel Himawan, Kepala Bea Cukai Roni, Kabid Berantas BNNP Kombes Berliando, Dir Resnarkoba Kombes Victor, Kabid Humas Kombes Narto serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri menjelaskan tehnik dan taktis Polda Riau.

"Tidak ada tempat sembunyi bagi para pelaku narkoba di Riau ini !,” tegas Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.I.K., M.Si., pada Konperensi Pers pemusnahan Barang Bukti Narkoba (80,24 kg sabu dan 68.636 butir Ekstasi dari 12 tersangka), di halaman parkir Markas Komando Polda Riau jalan Pattimura No. 13 Kota Pekanbaru Rabu pagi (23/03).  

Dalam kesempatan ini Agung juga mengucapkan terima kasih pada Danlanal Dumai, Bea Cukai Riau, BNNP Riau dan pihak lain yang bersama Polda Riau ikut bersinergi memberantas Narkoba. 

“Dengan adanya sinergitas ini optimis akan memenangkan perang melawan gembong narkoba. Kita paham bahwa hal Ini tidak mudah namun dengan sinergitas yang tepat ia sangat optimis dan mampu mengeksekusi dengan tepat. Para bandar dan para pengedar narkoba selalu berusaha untuk lepas dari upaya hukum, namun Polda Riau dan Polres jajaran juga tau cara yang tepat untuk melumpuhkan mereka," tegas Irjen Agung.

"Para pelaku Narkoba yang terjerat hukum dengan cepat dan singkat mereka sudah mendapatkan pengacara. Artinya mereka melawan dengan menyiapkan cara legal yang diakui oleh negara. Polda Riau juga akan antisipasi agar tidak ada kelemahan dalam penyidikan dan penegakan hukum agar tidak ada celah yang dimanfaatkan kubu pengedar narkoba sehingga bisa bebas demi hukum. Semangat untuk pemberantasan narkoba akan selalu kita gelorakan,” janji Agung.

Danlanal Dumai, Kolonel (P) Himawan mengatakan bahwa TNI-AL hadir sebagai bukti kepedulian, peran serta dalam pemberantasan Narkoba. 

“Ini adalah bentuk komitmen Lanal Dumai dengan Polda Riau. Beberapa waktu lalu Kapolri datang ke Mabesal juga banyak berbicara soal Sinergitas. Untuk itulah TNI-AL, khususnya Lanal Dumai ingin ikut mengurangi peredaran narkoba bahkan TNI AL memiliki target untuk mampu menekan angka peredaran narkoba lebih maksimal lagi. Dalam prakteknya kami dari Angkatan Laut bisa bekerja sendiri, namun juga bisa menjalin sinergitas dan kerjasama dengan cara share informasi. Misalnya karena cuaca buruk tidak bisa melaut. Maka saat target pelaku narkoba sampai di darat, TNI AL sudah tidak lagi berwenang. Dengan seperti itu kami akan share info ke Polda Riau . Dan akhirnya di tangkap oleh Polda Riau,” ujar Himawan. 

Sementara itu, Kepala Kantor wilayah Bea Cukai Riau Ronny Rosfyandi mengatakan bahwa Bea Cukai ikut hadir bersama-sama untuk ikut mencoba menahan laju masuknya narkoba ke Indonesia.

“Kami berharap agar kedepan kerjasama dan sinergitas ini lebih efektif,” ujar Ronny.





(L/Taufik)

Tidak ada komentar