LDII Taliabu Ajak Masyarakat Ikuti Kegiatan Ramadhan Bersama Warga LDII

Pengurus DPD LDII Taliabu mengikuti Munas IX LDII melalui studio mini  daring di aula DPD LDII di Bobong, Taliabu, Maluku Utara.


LUGAS | Taliabu - "Sebentar lagi bulan suci ramadhan, tentunya kami selalu terbuka dan mengajak seluruh warga untuk sholat tarawih berjama'ah serta ikut dalam kegiatan kami di bulan suci ramadhan nanti," kata Baharudin Ali Dane, ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dahwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Pulau Taliabu, Kamis (8/4/2021), usai mengikuti Munas IX LDII secara daring (dalam jaringan/online).

Baharudin Ali Dane membenarkan apa yang disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutan pembukaan Munas IX LDII 7-8 April 2021, bahwa LDII selalu menghormati agama lain, dan menghormati sesama umat islam meskipun memiliki pandangan berbeda.

Hal-hal khilafiyah dinilai Baharudin  justru menjadi ajang untuk saling silaturahmi dan berdiskusi.

"Saya selaku yang dituakan dalam organisasi LDII Kabupaten Pulau Taliabu mengajak masyarakat untuk bersatu, jangan terpancing berita yang belum tentu kebenarannya, apalagi sampai memecah-belah persatuan dan kesatuan beragama. Itu jangan sampai terjadi," ucap Baharudin Ali Dane.

Sebagaimana diketahui Lembaga Dahwah Islam Indonesia (LDII) menggelar MUNAS IX LDII yang diadakan di Jakarta 7-8 April 2021 secara luring (luar jaringan, tatap muka) dan dipancarkan serta diikuti secara daring oleh seluruh pengurus Lembaga Dahwah Islam Indonesia (LDII) se-Indonesia dan perwakilan dari sekitar 50 negara.

Artikel terkait:
Ketua Umum LDII Ajak Warganya Tidak Inferior


Musyawarah Nasional IX LDII mengangkat tema  "Penguatan SDM Profesional Religius untuk Ketahanan dan Kemandirian Bangsa Menuju Indonesia Maju".

Munas dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, yang mendorong komitmen LDII dalam menganut Paradigma baru yang terbuka, dan toleran ber-bhinneka tunggal ika.

Presiden Jokowi juga mengapresiasi LDII  yang sangat menghormati agama lain dan sangat menghormati umat Islam dengan pandangan keagamaan berbeda.


Laporan LUGAS Taliabu, Bima Sumpono
Editor: Mahar Prastowo








Semua artikel tentang LDII klik di sini

Tidak ada komentar