PC LDII Gambir Kirim Peserta Pelatihan Imam Bersanad DMI DKI Jakarta




LUGAS | Gambir, Jakarta Pusat - Dalam rangka meningkatkan kualitas para Imam Sholat di Wilayah DKI Jakarta maka DMI Wilayah DKI Jakarta mengadakan acara Pelatihan Imam Bersanad untuk gelombang ke 2 tahun 2023 pada 25 Juli, dengan peserta dari 4 Kecamatan di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat yaitu Kecamatan Gambir, Kecamatan Tanah Abang, Kecamatan Sawah Besar dan Kecamatan Cempaka Putih.

Bertempat di Blue Sky Pandurata Boutiqe Hotel acara di buka oleh Ketua DMI Provinsi DKI Jakarta KH. Ma'mun Al-Ayyubi yang menjelaskan bahwa acara ini program dari DMI DKI Jakarta untuk mengembangkan kemampuan para Imam-Imam Masjid supaya ilmu bacaan tentang Alquran bisa bertambah dan Bersanad,

Untuk itu DMI DKI Jakarta mengundang pakarnya ilmu Alquran yaitu Dr. H. Muhsin Salim, M.A., yang merupakan Dosen Pasca Sarjana PTIQ Jakarta pada mata kuliah Qiroat Sepuluh, juga menjadi Tim Ahli di bidang Alquran LBIQ DKI Jakarta.

"Para Imam Masjid masih banyak yang dalam bacaannya belum memenuhi kaidah-kaidah bacaan ilmu Tajwid sehingga perlu pelatihan-pelatihan untuk menambah wawasan dan keahlian sebagai seorang Imam Masjid," ucap KH. Ma'mun Al-Ayyubi.

Pimpinan Cabang LDII Kecamatan Gambir mengutus 2 (dua) orang Imam Masjid masing-masing dari Masjid Baitul Manshurin Ustadz Nuryaman, dan Masjid Nurussalam Ustadz Kundari untuk menjadi Peserta Pelatihan Imam Bersanad DMI wilayah DKI Jakarta tersebut.

Dr. KH. Muhsin Salim, M.A., sebagai Pemateri menjelaskan bahwa di Jakarta masih banyak dijumpai Imam yang bacaan sholatnya masih salah bahkan baca Surat Al-Fatihah saja ada yang salahnya sampai 18 kesalahan dalam surat tersebut, itu sebabnya salah satu tujuan kegiatan ini  untuk meningkatkan kemampuan membaca Alqurannya para Imam sehingga bisa bertajwid dan tartil.

"Pelatihan ini supaya bisa membuka wacana kita untuk belajar karena masih banyak dijumpai para Imam yang merasa selama ini bacaannya sudah baik-baik saja setelah dites ternyata banyak salahnya sehingga bisa membuat sholat tidak sah," jelas KH. Muhsin Salim.

Salah satu peserta, ustad Nuryaman dari Masjid Baitul Manshurin merasa senang dengan adanya acara tersebut karena bisa menambah ilmu dan pengalaman sehingga bisa menambah kepercayaan diri ketika mengimami sholat.

"Alhamdulillah saya dari Masjid Baitul Manshurin salah satu Masjid Binaan PC LDII Kecamatan Gambir merasa beruntung bisa menjadi salah satu peserta acara Pelatihan Imam Bersanad tersebut karena pelatihan seperti ini bisa menambah ilmu kita dalam bacaan-bacaan sholat sehingga menjadi lebih tartil," ucap Ustadz Nuryaman.



Tidak ada komentar