Kanim Bitung Ikuti Rakor Persiapan Kedatangan Kapal Pesiar MV. Carnival Luminosa

 


LUGAS | Bitung - Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Kedatangan Kapal Pesiar MV. Carnival Luminosa pada Selasa (26/09/2023).

Bertempat di Gedung Bitung Creative Center Kota Bitung Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung Ryang Yang Satiawan yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Subseksi Lalu Lintas Keimigrasian Hendriyatmo Budi Sukmawan beserta staf menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Kedatangan Kapal Pesiar MV. Carnival Luminosa.

Kapal Pesiar yang berbendera Bahamas dan memiliki panjang 294 meter ini dijadwalkan akan berlabuh di Pelabuhan Samudera Kota Bitung pada hari minggu tanggal 08 Oktober 2023. Dari data yang didapat sampai saat ini  penumpang pada Kapal Pesiar tersebut berjumlah 1946 orang dan ABK yang berjumlah 932 orang.

Rapat dimulai pada pukul 09.00 WITA dan dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata yang dalam hal ini diwakili oleh salah satu pejabat di lingkungan Dinas Pariwisata Kota Bitung Bapak Denny Tambunan. Dalam sambutannya, Denny menyampaikan ucapan terimakasih dari Kepala Dinas Pariwisata Kota Bitung kepada seluruh instansi terkait yang terlibat dalam kegiatan ini.

"Kegiatan ini adalah salah satu upaya kita dalam mendongkrak perekonomian Kota Bitung, serta mengembangkan UMKM yang ada di Kota Bitung," pungkas Denny Tambunan.

Dikarenakan jumlah penumpang dan kru kapal yang sangat banyak, sehingga petugas imigrasi akan melaksanakan Clearance dari Pelabuhan Palawan Island Filipina yang menjadi Pelabuhan terakhir Kapal Pesiar MV. Carnival Luminosa sebelum memasuki wilayah Indonesia dan berlabuh di Pelabuhan Samudera Kota Bitung. Hal itu juga dilakukan agar seluruh penumpang yang ada bisa menikmati Waktu dengan maksimal Ketika Kapal Pesiar sudah berlabuh.

Mengingat kedatangan Kapal Pesiar MV. Carnival Luminosa di Pelabuhan Samudera Kota Bitung bertepatan dengan perayaan Festival Pesona Selat Lembeh yang akan dilaksanakan pada 04-10 Oktober 2023, maka dari itu diperlukan juga dilakukan pengawasan terhadap WNA yang akan mengikuti kegiatan tersebut untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.



(LUGAS/Kusmayadi/Mahar P)

 

Tidak ada komentar