| Kepala Desa Donomulyo Bramantyo Heru Wahyudi (tengah, bertopi) bersama ibu-ibu PKK dan mahasiswa Untidar menunjukkan batik ecoprint. |
LUGAS | Magelang — Universitas Tidar (Untidar) memberangkatkan 900 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Juli–Agustus 2025. Acara pelepasan berlangsung pada Sabtu, 5 Juli 2025, pukul 06.30 WIB di halaman Gedung Kuliah Umum (GKU) dr. H. Suparsono, Universitas Tidar.
Para mahasiswa KKN ini diterjunkan ke berbagai desa, salah satunya Desa Donomulyo, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Di desa ini, mahasiswa KKN angkatan ke-64 Untidar menggelar berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kualitas pendidikan.
Pelatihan Ecoprint: Kreatif dan Ramah Lingkungan
Salah satu kegiatan unggulan adalah Pelatihan Ecoprint yang digelar pada Sabtu, 26 Juli 2025. Dalam pelatihan ini, anggota PKK Desa Donomulyo belajar langsung teknik dasar mencetak motif dari daun dan tumbuhan alami ke media kain. Kegiatan ini dipandu oleh Galih Aji Pratama, yang juga menjabat sebagai seksi acara KKN angkatan 64 di Desa Donomulyo.
“Selain ramah lingkungan, ecoprint membuka peluang ekonomi kreatif berbasis potensi alam sekitar. Harapannya, batik ecoprint bisa membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dengan memanfaatkan bahan-bahan yang banyak tumbuh di desa,” ungkap Galih.
Pelatihan ini mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Donomulyo, Bramantyo Heru Wahyudi, S.T. yang menyampaikan harapan agar program seperti ini dapat terus dikembangkan dan membawa manfaat jangka panjang bagi desa.
Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Donomulyo, Wuryan Indriyatie, S.T., menyampaikan pesan penuh semangat, “Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk PKK dan warga Desa Donomulyo.”
Turut hadir dan mendukung berbagai program KKN di Desa Donomulyo, Sekretaris Desa (Sekdes) Donomulyo Rifki Haryanto serta ibu-ibu PKK Donomulyo yang aktif terlibat dalam setiap kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Ragam Kegiatan untuk Pemberdayaan dan Konservasi
Selain pelatihan ecoprint, mahasiswa KKN Untidar juga menggagas sejumlah kegiatan lain, di antaranya:
- Workshop dan edukasi penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk siswa SD kelas 1.- Senam pagi bersama siswa SD Donomulyo serta senam lansia bersama para orang tua lansia hebat di desa.- Pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).- Pelatihan aplikasi Canva untuk guru dan siswa MI Al Islam Desa Donomulyo, agar lebih kreatif membuat media pembelajaran digital.- Penyebaran benih ikan di aliran sungai desa, bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Magelang.- Pendampingan kegiatan Posyandu di beberapa dusun, disertai pembagian PMT (Pemberian Makanan Tambahan) berupa telur ayam kepada balita dan lansia.- Kehadiran dan dukungan dalam pengajian Muslimat, santunan anak yatim piatu, yasinan rutin, serta Musrenbang RKD dan rembug stunting di tingkat desa.
Selain itu, mahasiswa juga sowan ke Kepala Dusun, kerja bakti di Dusun Sugihan, serta silaturahmi ke SD/MI di Desa Donomulyo sebagai bentuk penguatan relasi dengan masyarakat.
Bukti Nyata Kolaborasi Kampus dan Desa
Mahasiswa KKN Untidar yang diterjunkan ke Desa Donomulyo periode Juli–Agustus 2025 merupakan gelombang kedua dari angkatan ke-64 di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan Dr. Umi Rachmawati, M.Pd., setelah kelompok pertama yang bertugas pada Februari 2025 silam.
Dengan semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kreativitas mahasiswa dan partisipasi aktif warga, program KKN ini membawa dampak positif di berbagai bidang: kesehatan, pendidikan, ekonomi kreatif, dan pelestarian lingkungan.
“Secara umum, kegiatan KKN ini sangat berdampak positif bagi pembangunan desa,” ungkap Kepala Desa Bapak Bramantyo Heru Wahyudi, S.T.
Kehangatan sambutan dari Ketua TP PKK, Sekdes, dan para ibu-ibu PKK Donomulyo juga memperkuat tekad mahasiswa untuk terus mengabdi dan belajar bersama masyarakat.
Kolaborasi kampus dan desa ini menjadi wujud nyata pengabdian demi terwujudnya desa yang lebih berdaya, mandiri, sehat, dan lestari.
Laporan: Krisnaning | Editor: Mahar Prastowo
Tidak ada komentar