LUGAS | Jakarta — Sekitar 50 buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Mandiri Regional Jabodetabek menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sahid Sudirman Center, Jalan KH. Mas Mansyur, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (27/8/2025). Mereka menuntut agar perusahaan PT Agung Mandiri Lestari mempekerjakan kembali salah seorang pengurus serikat, Diana Hidayat, yang diberhentikan dengan alasan efisiensi.
Aksi berlangsung sejak pukul 10.20 hingga 12.45 WIB. Massa membawa bendera serikat pekerja, spanduk, serta poster yang berisi kritik terhadap kebijakan perusahaan. Sejumlah spanduk bertuliskan “Stop Union Busting” hingga “Katanya Efisiensi, Kok Malah Ekspansi”.
Menurut keterangan pimpinan aksi, Sanusi, keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Diana dinilai tidak adil. “Kami jarang melakukan demo, tapi hari ini kami turun karena ada anggota dan pengurus serikat kami yang mengalami ketidakadilan. Perusahaan menyebut efisiensi, tetapi faktanya membuka outlet baru,” ujarnya saat berorasi.
Serikat pekerja menilai tindakan perusahaan dapat dikategorikan sebagai union busting atau upaya melemahkan keberadaan serikat. Mereka berkomitmen akan melanjutkan aksi setiap Rabu sampai tuntutan dipenuhi.
Selain Diana, salah seorang pekerja lain, Rian, disebut telah menerima keputusan perusahaan karena faktor ekonomi keluarga. Namun, serikat tetap menegaskan akan memperjuangkan pemulihan hak bagi Diana, termasuk pembayaran upah selama masa PHK.
Unjuk rasa berlangsung tertib. Massa sempat bergerak menuju pintu gerbang utama Gedung Sahid Sudirman Center sambil menyanyikan lagu “Indonesia Raya” sebelum akhirnya membubarkan diri menjelang pukul 13.00. Aparat kepolisian yang berjaga memastikan situasi aman dan kondusif.
Laporan: Dani Prasetya | Editor: Mahar Prastowo
Tidak ada komentar