Penyuluhan difokuskan pada edukasi mengenai dampak buruk kenakalan remaja, seperti tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba, dan perundungan (bullying). Para narasumber juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga ketertiban sosial serta menciptakan lingkungan yang kondusif.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan menghadirkan pembicara dari berbagai unsur, antara lain Kapten Inf Tomi Abdullah, Pasiter Kodim 0507/Bekasi; Lettu Inf Ahmad Yani, Koordinator Kegiatan Nonfisik TMMD ke-125; AKP Aris Rahman dan IPTU Suhar dari Kepolisian; Yuyun Yunia dan Rismunandy Malaka dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi; serta Khoirul Asdi, S.Pd., Ketua Yayasan SMK Sumberdaya.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun sumber daya manusia. Pembinaan karakter generasi muda adalah wujud kepedulian TNI terhadap masa depan bangsa,” ujar Kapten Tomi.
Lettu Ahmad Yani menambahkan, pendekatan edukatif dan persuasif penting agar remaja terhindar dari pergaulan negatif. “Pendidikan karakter harus ditanamkan sejak dini untuk mencetak generasi yang cinta tanah air dan menjunjung tinggi nilai moral,” katanya.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut. “Kami berterima kasih atas perhatian TNI dan unsur tiga pilar. Semoga kegiatan ini memberi dampak positif bagi perilaku dan pola pikir siswa,” ujar Susi, salah satu guru SMK Sumberdaya.
Ketua Yayasan SMK Sumberdaya, Khoirul Asdi, S.Pd., juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai instansi membentuk ekosistem pendidikan yang aman, sehat, dan bermutu.