LUGAS | Kota Bekasi - Camat Pondokgede Zainal Abidin Syah bersama Lurah Jaticempaka Amir ngobrol bareng dengan tokoh masyarakat dan para Ketua RW di Aula Masjid Darul Hikam RW 07 Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Kamis (25/9/2025).
Sebelum dilaksanakan acara ngobrol bareng, Camat Pondokgede beserta Lurah dan jajaran, para UPTD, Linmas serta organisasi Mitra pemerintah mengikuti apel gabungan di halaman Masjid Darul Hikam.
Sebagaimana diketahui sinergitas antara jajaran Pemerintah Kecamatan dengan kelurahan dan RT/RW terus digenjot oleh pemerintah Kota Bekasi.
Dalam pantauan LUGAS, Camat Kecamatan Pondokgede Zainal Abidin Syah tampak didampingi Amir Lurah Jaticempaka usai apel gabungan melanjutkan ngobrol bareng di Aula Masjid Darul Hikam RW 07 Kelurahan Jaticempaka.
Dalam acara ngobrol bareng itu tampak Camat Pondokgede Zainal Abidin Syah, Lurah Jaticempaka Amir, Ridwan Sekretaris Kelurahan, Supriyadi Kasi pemtibum dan jajaran lainnya. Tampak juga para ketu RW se kelurahan Jaticempaka dan para tokoh, kader PKK maupun Posyandu dan unsur pemuda.
"Selain kita memperkuat sinergitas, kita juga menyerap aspirasi dan memberikan informasi serta arahan-arahan untuk warga masyarakat khususnya RW 07. Dalam kesempatan ini kami menekankan warga untuk tetap guyup rukun dan saling bekerjasama dan meningkatkan budaya gotong royong," jelas Amir.
Menurut Lurah, Acara ngobrol bareng sangat bermanfaat untuk mempererat hubungan dan sinergitas RW /RT , PKK, Posyandu dan karang tarua, selain itu menciptakan lingkungan yang lebih suportif dan peduli, serta meningkatkan rasa memiliki dan kebersamaan di lingkungan RT/RW.
" Kegiatan ngobrol bareng para ketua RW, Posyandu, PKK, Karang taruna maupun tiga pilar Seta pelayanan publik ini sudah berjalan setiap minggunya di RW se Kelurahan Jaticempaka," jelasnya.
Sementara itu, Zainal Abidin Syah Camat Pondokgede menyampaikan bahwa segera dilakukan pencairan dana hibah ke RW yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2025. Namun, ia menekankan adanya syarat yang harus dipenuhi, yaitu setiap RW diwajibkan menjalankan inovasi pengelolaan lingkungan, khususnya pemilahan sampah dalam hal ini didirikannya bank sampah.
Camat juga menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, akademisi, dan pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan. “ seperti adanya Bank Sampah merupakan bukti nyata bahwa sinergi antara berbagai pihak mampu menciptakan perubahan positif,” jelas Camat.
Dalam kesempatan itu Camat juga menyampaikan informasi bahwa di Kota Bekasi ada dugaan peningkatan kasus Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender (LGBT) yang signifikan di wilayahnya.
"Oleh karena itu diperlukan kerjasa semua pihak termasuk Lurah, RT, RW dalam memantau kumpulan-kumpulan anak-anak di Kontrakan, apartemen dan lainnya, tentunya kalau ini dilakukan harus ada kerjasama semua pihak," ungkap Camat.
dr. Agung Insani Firdaus kepala UPTD Puskesmas Pondokgede yang hadir dalam acara ngobrol bareng menyoroti DBD yang saat ini mulai marak di beberapa wilayah.
Menurutnya, penanganan DBD, peran serta masyarakat untuk menekan kasus ini sangat menentukan.
"Oleh karenanya program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus harus terus dilakukan secara berkelanjutan, supaya diingat nyamuk itu adanya di rumah bukan di kebun ataupun di pusat perbelanjaan, artinya masing-masing supaya melakukan PSN di rumah. Jangan menunggu, tapi segera lakukan, kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi," pungkasnya. (Agus W)
Tidak ada komentar