Tanpa menunggu bantuan pihak luar, warga bergerak cepat dengan peralatan seadanya. Setiap lubang diisi material agar jalan kembali layak dilalui. Aksi sederhana namun berdampak besar ini lahir dari inisiatif murni masyarakat, yang resah melihat kondisi jalan rawan memicu kecelakaan.
“Tujuannya hanya satu, mencegah kecelakaan. Kondisi jalan sudah sangat membahayakan pengendara, jadi warga sepakat untuk bertindak,” jelas Aipda Arya.
Ia menambahkan, kepedulian warga patut dijadikan teladan.
“Semangat gotong royong seperti ini harus terus dijaga. Harapannya, kampung lain juga bisa mencontoh hal positif ini,” ujar Arya.
Pengendara yang melintas pun menyambut baik langkah tersebut. Mereka menilai kolaborasi masyarakat dengan kepolisian menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap keselamatan bersama.
Aksi warga Perawang ini membuktikan, gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan publik, bahkan di sektor sederhana seperti perbaikan jalan.
Sumber Humas Polres Siak
