![]() |
| Wakil Walikota Pekanbaru, H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch. |
“Alhamdulillah, kami bersyukur program ini bisa terlaksana. Ini merupakan ikhtiar kita untuk menjemput bola, agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan kesehatan. Kalau biasanya masyarakat datang ke Puskesmas sesuai jadwal atau tanggal lahir, kali ini kita hadirkan langsung di tengah komunitas. Cara ini lebih efektif untuk membangun kesadaran hidup sehat,” ujar Markarius.
Ia menilai, antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan bahwa banyak warga sebenarnya ingin melakukan pemeriksaan kesehatan, hanya saja belum terbiasa atau terkendala waktu.
“Dengan melibatkan ormas, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat, kita berharap gerakan ini bisa menjadi budaya sehat di masyarakat,” tambahnya.
Markarius menegaskan, pemerintah kota akan terus mendorong agar program serupa dilaksanakan di berbagai komunitas lain.
"InsyaAllah, kegiatan ini tidak berhenti di sini saja. Kita akan coba kembangkan ke komunitas lain melalui kerja sama dengan Puskesmas, FKUB, FKDM, dan stakeholder terkait. Terima kasih kepada RRI, KTNA, LDII, dan semua pihak yang sudah berkolaborasi,” ungkapnya.
Selain itu, Pemko Pekanbaru juga berkomitmen mendukung program nasional penanggulangan stunting. Markarius menyebutkan bahwa saat ini pihaknya menargetkan zero stunting dan zero gizi buruk di Kota Pekanbaru.
“Kita sudah punya program khusus untuk percepatan penurunan stunting dan gizi buruk. Caranya dengan intervensi langsung, bantuan berkala, pendataan melalui kader posyandu, serta kolaborasi dengan dinas sosial, CSR perusahaan, dan dinas terkait lainnya. Harapannya, anak-anak Pekanbaru bisa tumbuh sehat dan masyarakat semakin peduli pada masalah gizi,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Wakil Wali Kota menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kesehatan.
“Pemeriksaan kesehatan itu penting supaya kita tahu kondisi tubuh sejak dini. Kalau sudah sakit, produktivitas menurun. Karena itu, mari bersama-sama kita budayakan hidup sehat demi Pekanbaru yang lebih baik,” tutupnya.



