Cendekiawan Muda NU Ahmad Ali Perkuat Sinergi Dakwah dengan MUI dan Muhammadiyah Maluku Utara

 Dr Ahmad Ali MD, M.A didampingi Ketua DPW LDII Maluku Utara, H Nurhadi, S.Pd., serta anggota Departemen Pendidikan DPP LDII, Dwi Pramono, Lc., M.S.I.

Dr Samlan yang juga Direktur Pascasarjana IAIN Ternate menerima kunjungan Dr Ahmad Ali yang didampingi pengurus LDII. (foto:Ist)


LUGAS | TERNATE  — Upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah serta sinergi dakwah di Maluku Utara kembali ditegaskan lewat rangkaian silaturahmi yang dilakukan peneliti dan penulis, Dr Ahmad Ali MD, M.A. Selasa (30/9/2025). Ahmad Ali, Cendekiawan Muda NU yang juga Dosen Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, bertemu dengan dua tokoh penting ormas Islam di provinsi ini, yakni Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku Utara, Dr Samlan Hi. Ahmad, dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku Utara, Drs Ishak Jamaluddin, M.Pd.

Kunjungan tersebut berlangsung di dua lokasi berbeda. Pertama di Kampus Pascasarjana IAIN Ternate, tempat Dr Samlan yang juga Direktur Pascasarjana IAIN Ternate menerima kunjungan. Selanjutnya di kediaman Ketua PW Muhammadiyah Maluku Utara, Drs Ishak Jamaluddin. Dalam kedua agenda itu, Ahmad Ali didampingi Ketua DPW LDII Maluku Utara, H Nurhadi, S.Pd., serta anggota Departemen Pendidikan DPP LDII, Dwi Pramono, Lc., M.S.I.


Dakwah dan Nasionalisme

Diskusi yang mengemuka di kedua pertemuan menyoroti pentingnya penguatan nasionalisme dalam perspektif Islam, sekaligus bagaimana dakwah dapat dijalankan secara inklusif dan moderat.

“Cinta tanah air bukan hanya relevan, tetapi merupakan bagian dari ajaran Islam itu sendiri. Hubbul wathan minal iman (cinta tanah air adalah bagian dari iman),” ujar Dr Samlan.

Nada serupa disampaikan Ketua PW Muhammadiyah Maluku Utara. “Nasionalisme sudah tidak diragukan lagi. Hubbul wathan minal iman adalah landasan gerakan dakwah Muhammadiyah,” kata Ishak Jamaluddin.

Ahmad Ali yang juga Wakil Sekretaris Lembaga Pentaskhih Buku Dan Konten Keislaman (LPBKI) MUI Pusat menilai, pernyataan kedua tokoh ini sejalan dengan fokus riset akademik yang sedang ia lakukan. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari penyusunan buku ketiganya berjudul Nasionalisme dan Peran Dakwah LDII di Indonesia, yang diharapkan menjadi kontribusi intelektual dalam menguatkan semangat kebangsaan melalui dakwah Islam yang ramah, toleran, dan membangun.


Cendekiawan NU Dr Ahmad Ali beserta pendamping dari LDII dalam kunjungan di kediaman Ketua PW Muhammadiyah Maluku Utara, Drs Ishak Jamaluddin. (Foto:Ist)



LDII dan Komitmen Kebangsaan

Dalam setiap pertemuan, Ahmad Ali menegaskan komitmen LDII untuk menolak ekstremisme dan radikalisme, serta menjadikan dakwah sebagai sarana membentuk warga negara yang taat beragama, cinta damai, dan berkontribusi positif bagi bangsa.

“Nasionalisme adalah bagian penting dari visi dakwah LDII. Islam adalah rahmat bagi seluruh alam, dan nasionalisme adalah manifestasi dari keimanan,” kata Ahmad Ali, Anggota Komisi Fatwa MUI Banten ini.

Selama ini, LDII di Maluku Utara aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, dialog antaragama, serta pengabdian masyarakat. Jaringan kerja sama dengan ormas-ormas besar seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan MUI terus diperkuat untuk memperkokoh harmoni sosial.


Simbol Literasi Dakwah

Silaturahmi tersebut ditutup dengan penyerahan buku karya Ahmad Ali, Nilai-Nilai Kebajikan dalam Jamaah LDII, kepada MUI maupun Muhammadiyah. Buku ini menjadi simbol penguatan literasi dakwah berbasis keilmuan sekaligus penegasan pentingnya peran akademisi dalam menjembatani dakwah dengan pembangunan kebangsaan.

Laporan: Sumpono | Editor: Mahar Prastowo




0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1