Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pengurus DPD LDII se-Sumatera Selatan dan dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel, H. Herman Deru.
Dalam arahannya, Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menegaskan bahwa kepengurusan baru LDII Sumsel harus mampu menjaga kerukunan dan kekompakan dalam mengelola organisasi.
“Kami berharap saudara-saudara dapat menjaga kerukunan, menjaga kekompakan, dan bekerja keras mendedikasikan diri untuk menjalankan roda organisasi sebaik-baiknya,” tegasnya.
KH Chriswanto juga menekankan empat syarat penting dalam membangun kekuatan organisasi:
1. Rela berkorban. Organisasi bukan tempat mencari keuntungan, melainkan ruang pengabdian kepada masyarakat. Ia mencontohkan seperti tim sepak bola yang mengutamakan peluang mencetak gol bagi tim, bukan ambisi individu.
2. Melihat sisi positif. Menurutnya, setiap orang pasti memiliki kelemahan, namun manajer atau pemimpin sejati harus mampu mengoptimalkan potensi positif dan memperbaiki kekurangan.
3. Komunikasi terbuka. Musyawarah dan komunikasi intensif dinilai menjadi kunci agar tidak ada jarak antar-pengurus.
4. Taat asas. Setiap pengurus wajib mematuhi AD/ART serta melaksanakan tugas sesuai job description masing-masing.
“Kalau semua itu dilaksanakan, LDII Sumsel ke depan akan semakin besar. Kita harus mewujudkan tema penguatan SDM yang profesional dan religius agar dapat berkontribusi aktif dan maksimal,” pungkas KH. Chriswanto.
Dengan kepengurusan baru yang resmi ditetapkan, LDII Sumsel diharapkan mampu melanjutkan kiprah organisasi dalam memperkuat dakwah, membangun kerukunan umat, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat Sumatera Selatan.
