LUGAS | Aceh — Sejumlah wilayah di Provinsi Aceh saat ini mengalami kondisi darurat menyusul banjir besar yang melanda sejak dua hari terakhir. Hujan deras yang turun tanpa henti, disertai angin kencang, menyebabkan aliran listrik padam, jaringan internet terputus, serta akses komunikasi lumpuh hampir di seluruh wilayah terdampak.
Hingga Senin malam, media hanya dapat menjangkau beberapa titik yang relatif kurang terdampak. Sementara itu, banyak kawasan lain — terutama di Aceh Utara, Pidie Jaya, dan Langsa — dilaporkan juga terisolasi.
Komunikasi Terputus Total, Jalur Darat Tak Bisa Ditembus
Kontak terakhir dengan warga dan relawan di sejumlah lokasi terjadi pada siang hari. Setelah itu, komunikasi terputus secara total. Bahkan ketika media menghubungi Humas SAR Aceh, respons yang diterima menggambarkan situasi kritis.
“Kami terkendala komunikasi dan tidak bisa menembus jalur darat. Kondisi sangat sulit,” ujar Takin, salah seorang Tim SAR Aceh.
Putusnya listrik dan internet membuat proses pendataan korban, lokasi pengungsian, dan penyebaran informasi darurat menjadi sangat terhambat.
Evakuasi Lansia, Anak-Anak dan Ibu Melahirkan Mendesak Dilakukan
Hingga laporan ini diturunkan, diperkirakan ratusan warga, termasuk lansia, anak-anak, serta ibu yang baru melahirkan, masih menunggu evakuasi di sejumlah desa yang terisolasi. Curah hujan tinggi menyebabkan debit air terus naik dan merendam rumah-rumah hingga setinggi pinggang orang dewasa.
Di wilayah Pidie Jaya, beberapa tim evakuasi sempat mencoba masuk melalui jalur darat, namun terhambat longsor dan genangan tinggi.
Situasi ini membuat upaya penyelamatan sangat tergantung pada bantuan udara, terutama untuk menjangkau warga yang berada di titik paling sulit dan paling rawan.
Langsa Diterjang Angin Kencang, Pohon Tumbang di Berbagai Lokasi
Di Kota Langsa, kondisi tak kalah mengkhawatirkan. Angin kencang menyebabkan puluhan pohon tumbang dan menutup jalan utama. Sejumlah warga terpaksa mengungsi karena air terus naik dan merendam permukiman.
Relawan menyebutkan bahwa warga sebagian besar berada di pengungsian darurat dengan pasokan makanan dan air bersih yang semakin menipis.
Seruan Mendesak: Pemerintah Pusat Diminta Turun Tangan
Minimnya akses darat, padamnya listrik, serta putusnya jaringan komunikasi menjadikan situasi Aceh sebagai krisis kemanusiaan yang memerlukan perhatian nasional.
Relawan, warga, dan petugas lapangan menyerukan bantuan segera:
-
Helikopter SAR dan TNI untuk evakuasi udara
-
Bantuan makanan siap saji
-
Air bersih dan pakaian kering
-
Perahu karet dan logistik medis darurat
Saat ini, warga di lokasi terdampak hanya berharap bantuan dari daerah yang masih memiliki akses komunikasi untuk mengirim informasi dan memobilisasi dukungan.
Solidaritas untuk Aceh: Warga Menunggu Uluran Tangan
Di tengah keterbatasan informasi, satu pesan masih bisa diterima dari warga lokasi aman: Aceh membutuhkan kita semua.
Curah hujan tinggi diperkirakan masih akan berlanjut. Dengan meningkatnya risiko banjir susulan dan makin meluasnya wilayah yang terisolasi, respon cepat sangat menentukan keselamatan ribuan warga.
Pantauan media sejak dini hari tadi melalui group WhatsApp, banyak warga yang terdampak sangat memerlukan bantuan evakuasi, banyak anak-anak dan lansia terjebak banjir. Kondisi sangat memprihatinkan. Perlu uluran tangan kita semua.
Semoga melalui media ini, hati para pembaca terketuk untuk segera membantu saudara kita di Aceh.
Berikut cuplikan pesan dari warga terdampak yang beredar di group WhatsApp warga kota Langsa:
1. Ini masyarakat ngungsi di SD 11 tolong bantuan nya, ada anak bayi baru lahir 8 hari . Lansia . Belum pada makan dari dini hari
2. Kampung Jawa. Ada tim SAR yg bisa di hubungi ada orang mau ngungsi sudah tidak ada makanan.
3. jalan menuju hutan kota di jembatan air sudah sepinggang org dewasa
4. Jalan lilawangsa lumpuh Total
5. depan kantor camat langsa baro,, shubuh tadi saya lewat ada tumbang pohon juga (jl.nasional)
6. jalan masuk terminal juga ada pohon tumbang
7. depan satlantas sampqi mendekati simpang lhokbani air tinggi
8. simpang remi pakwan, air tinggi arus kencang
9. mohon izin tim sar untuk evakuasi orang tua saya 🙏
10. Timsar, mohon bantuannya, kami sekeluarga terjebak, rumah kami di karang Anyar
11. Pohon tumbang di jln, Sudirman
12. ada warga yg terjebak dirumah. ga bisa lewat karena arus terlalu kencang
13. Minta tolong info dan bantuan ada warga sakit terjebak banjir di kebun lama. Butuh bantuan
14. Nyo butuh langsir ba aneuk mit u lokasi aman..🙏 Krn ie maken raya laju
15. butuh bantuan *EVAKUASI* ANAK BALITA Lokasi KARANG ANYAR dekat masjid
16. Lengkong bnjir total
17. Kami di PBS sudah kami arahkan ke masjid
18. Meurandeh Dayah udh sepinggang 🥲
19. Mobil TDK bisa lewat lagi, paksakan lewat, ambruk rumah
20. Warga pendidikan sdh bnyk juga di musalla lhok kulam pak Tar
21. Untuk gampong Alue dua...ada puluhan rumah warga yg terdampak banjir merata di 4 dusun
22. Sebahagian warga ada yg mengungsi .bahkan dirumah saya ada warga dari perumahan Bayangkara yg mengungsi jam 2 mlm td
23. Di Daerah Selalah... Lorong belakang tiang gawang lapangan kebun lama itu, infonya juga bnyak wrga yang terjebak...Cuman BPBD blm smpai kstu.
24. Info : pohon tumbang lewat arka dekat spot kupi
25. Air laut juga naik ...
26. Mohon bantuan tim sar, ad orang tua ank2 terjebak bajir.
27. Tadi nelfon kluarga , mohon tim sar bantuan nya .


