LUGAS | Klaten – Seorang perempuan paruh baya yang diduga dengan gangguan jiwa (ODGJ) dievakuasi polisi setelah tinggal lebih dari satu minggu di sekitar PT SGM, Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Klaten, Senin (17/11/2025). Keberadaan ODGJ ini sempat membuat warga setempat resah dan akhirnya melaporkan kondisi tersebut melalui pesan WhatsApp ke petugas kepolisian.
Kapolsek Prambanan AKP Nyoto, S.H., M.H., menjelaskan, "Setelah menerima aduan masyarakat melalui WhatsApp, petugas segera menindaklanjuti dengan pengecekan lokasi. Setelah dipastikan keberadaannya, evakuasi dilakukan bersama relawan Forkap dan petugas Dinas Sosial dengan aman dan tertib." AKP Nyoto menambahkan, "Orang yang bersangkutan kemudian dibawa ke Dinas Sosial Kabupaten Klaten untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut."
Ketua Forkap Forum Relawan Kecamatan Prambanan, Rusmiyanto alias Aris, menambahkan, "Orang terlantar ini sudah satu minggu tinggal di lokasi dan membuat warga resah. Alhamdulillah, berkat bujukan pihak kepolisian, ia bersedia dipindahkan ke rumah Dinas Sosial, padahal sebelumnya menolak beberapa kali."
Kejadian ini tidak menimbulkan kerugian materiil maupun korban jiwa. Evakuasi melibatkan Polsek Prambanan, relawan Forkap, dan petugas keamanan PT SGM. AKP Nyoto menegaskan, koordinasi antara aparat kepolisian dan relawan sangat penting dalam menangani kasus sosial di masyarakat.
Dengan penanganan cepat ini, keamanan dan ketertiban warga Desa Kemudo kembali terjaga. Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap orang dengan gangguan jiwa di lingkungan masyarakat.