LUGAS | Manado, Sulawesi Utara -Kegiatan bedah buku berjudul “Nilai-Nilai Kebajikan Jamaah LDII: Dari Amal Saleh hingga Kemandirian” karya Ust. Dr. Ahmad Ali MD, M.A., menghadirkan diskusi akademis yang konstruktif dan mempertemukan para akademisi serta tokoh agama dari berbagai wilayah, termasuk Bolaang Mongondow Raya. Forum ini menjadi momentum penting dalam memberikan pemahaman baru terkait nilai-nilai kebajikan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang selama ini kerap mengalami mispersepsi di tengah masyarakat.
Menurut Dr. Muliadi, buku tersebut tidak hanya merekam praktik kebajikan warga LDII, tetapi juga menyajikan analisis ilmiah yang memberikan gambaran objektif mengenai nilai amal saleh serta kemandirian organisasi.
Kegiatan yang digelar di Swiss-Belhotel Manado ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting dari Bolaang Mongondow Raya, antara lain:
- Drs. H. Z.A. Jemmy Lantong, S.H., Ketua AMABOM Raya
- KH. Sulaiman Amba, S.Ag., Ketua Umum MUI Kabupaten Bolaang Mongondow
- Hj. Treistien Hapulu, S.E., Kepala Bidang Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bolaang Mongondong
- H. Imam Suja’i, S.Ag., Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Bolaang Mongondow
- Suherman Simbala, Pengurus MUI Dumoga Barat
Kehadiran tokoh-tokoh lintas sektor tersebut menunjukkan besarnya perhatian masyarakat Bolmong Raya terhadap upaya penyampaian informasi yang objektif dan proporsional mengenai LDII.
Suasana bedah buku berlangsung hangat dan interaktif, dengan peserta dari berbagai latar belakang sosial dan keagamaan. Dialog akademik yang tercipta memberikan ruang klarifikasi terhadap persepsi-persepsi keliru yang berkembang, serta mempererat hubungan antara LDII dan masyarakat luas.
Forum ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi yang inklusif dan konstruktif di Sulawesi Utara, sekaligus mendorong pemahaman yang lebih komprehensif tentang nilai-nilai kebajikan yang diusung LDII.




Tidak ada komentar